Delapan Terduga Teroris JAD Diciduk Densus 88 di Sulawesi Tengah

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Myandra Eka Wardhana. (Posnews/Ist)

Juru Bicara Densus 88, Kombes Pol Myandra Eka Wardhana. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri kembali menggulung jaringan terorisme di Indonesia.

Kali ini, aparat menangkap delapan terduga teroris jaringan Jamaah Anshoru Daulah (JAD) yang diduga terafiliasi dengan kelompok teroris global ISIS di wilayah Sulawesi Tengah.

Operasi senyap itu dilakukan pada Rabu (6/5/2026) dini hari, sekitar pukul 01.30 hingga 03.30 WITA, di dua wilayah yang selama ini masuk radar aparat, yakni Kabupaten Poso dan Kabupaten Parigi Moutong.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri, Kombes Mayndra Eka Wardhana, membenarkan penangkapan tersebut.

“Densus 88 AT Polri telah melakukan kegiatan penegakan hukum terhadap delapan orang jaringan Jamaah Anshoru Daulah yang terafiliasi kepada jaringan global ISIS di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah,” kata Mayndra dalam keterangannya, Rabu (6/5/2026).

Baca Juga :  Kapolri Listyo Sigit Pererat Silaturahmi dengan Ulama di Jombang dan Tuban

Diciduk di Dua Kabupaten

Empat terduga teroris ditangkap di Kabupaten Poso, sementara empat lainnya diamankan di Kabupaten Parigi Moutong.

Berikut identitas kedelapan terduga teroris yang diamankan:

Kabupaten Poso:

  • R (32)
  • AT (29)
  • RP (32)
  • ZA (37)

Kabupaten Parigi Moutong:

  • A (43)
  • A (46)
  • S (47)
  • DP (39)

Seluruh terduga kini menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Densus 88 untuk mendalami jaringan, peran masing-masing pelaku, hingga kemungkinan adanya rencana aksi teror.

Densus Dalami Jaringan Lama di Sulteng

Penangkapan ini kembali menyoroti Sulawesi Tengah, khususnya Poso, yang dalam beberapa tahun terakhir kerap menjadi wilayah operasi aparat dalam memburu jaringan radikal.

Sebelumnya, aparat keamanan terus mempersempit ruang gerak kelompok teror pasca-operasi penindakan terhadap jaringan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso yang pernah dipimpin mendiang Ali Kalora.

Baca Juga :  Gunakan Jet Milik OSO, Menag Nasaruddin Umar Serahkan Laporan ke KPK

Meski MIT telah dilumpuhkan, aparat menduga masih ada simpatisan maupun sel tidur yang berupaya membangun jaringan baru dengan berafiliasi ke kelompok ekstrem global.

Karena itu, Densus 88 terus meningkatkan pengawasan guna mencegah potensi aksi teror di berbagai daerah.

Polisi Buru Jaringan Lain

Selain memeriksa delapan terduga teroris yang telah ditangkap, aparat juga membuka kemungkinan adanya tersangka lain.

Polri mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait radikalisme atau terorisme.

Hingga kini, Densus 88 belum merinci barang bukti yang disita maupun dugaan rencana aksi kelompok tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor
Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Dampak El Nino Sangat Kuat
HUT TNI ke-81 Digelar Sederhana di Mabes, Banyak Prajurit Tangani Bencana
WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel
Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Diburu KPK, Tersebar di Bekasi hingga Bogor
KM Virgo Transport 8: Korban Meninggal Jadi 15, Ada 120 Orang Masih Dicari
OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 14:34 WIB

Kebakaran NPCT1 Tanjung Priok Hanguskan 51 Isotank, Polisi Gandeng Labfor

Selasa, 22 September 2026 - 14:24 WIB

Musim Hujan 2026/2027 Mundur, BMKG Ungkap Dampak El Nino Sangat Kuat

Selasa, 22 September 2026 - 14:15 WIB

HUT TNI ke-81 Digelar Sederhana di Mabes, Banyak Prajurit Tangani Bencana

Selasa, 22 September 2026 - 10:52 WIB

WNA Thailand Diduga Salahgunakan Izin Tinggal, Buka Kelas Face Lifting di Hotel

Selasa, 22 September 2026 - 10:19 WIB

Belasan Aset Mewah Ipda Yayat Diburu KPK, Tersebar di Bekasi hingga Bogor

Berita Terbaru

Ilustrasi, Prakiraan cuaca Jabodetabek Rabu 23 September 2026 dari BMKG.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:05 WIB

Pengembang Uzbekunknown berhasil menjalankan NVIDIA DLSS 5 di iGPU Intel Arc 140V. Simak detail eksperimen dan performa Neural Rendering. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Berhasil Jalankan NVIDIA DLSS 5 di iGPU Intel Arc

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:00 WIB

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 Sep 2026 - 16:28 WIB