Kemenag Siapkan Aturan Baru Cegah Kekerasan Seksual di Pesantren

Jumat, 8 Mei 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Posnews/Humas Kemenag)

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. (Posnews/Humas Kemenag)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar bergerak cepat merespons maraknya kasus kekerasan seksual di lingkungan pendidikan keagamaan, khususnya pondok pesantren.

Kementerian Agama kini menyiapkan regulasi baru dan tata tertib ketat untuk menutup celah penyalahgunaan wewenang oleh oknum di lingkungan pesantren.

Langkah itu disampaikan Nasaruddin saat menerima audiensi Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) di Masjid Masjid Istiqlal, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami sedang menyusun tata tertib baru agar kasus kekerasan seksual di pesantren tidak terulang. Kami juga ingin mempersempit ruang gerak pihak yang menyalahgunakan relasi kuasa,” ujar Nasaruddin, dikutip dari Kementerian Agama RI.

Baca Juga :  Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Kemenag Siapkan Pengawasan Ketat Pesantren

Selain memperketat aturan, Kemenag juga menyiapkan penguatan kelembagaan pesantren agar pengawasan berjalan lebih maksimal.

Nasaruddin mengungkapkan pemerintah tengah merancang struktur khusus yang fokus menangani tata kelola pesantren secara lebih ketat dan terukur.

Menurut dia, langkah tersebut penting agar pesantren memiliki sistem pengawasan yang kuat untuk mencegah pelanggaran serupa terjadi lagi.

“Kami ingin menghadirkan sistem yang mampu mengawasi, mencegah, sekaligus menindak tegas setiap pelanggaran,” tegasnya.

Lebih lanjut, Menag menegaskan pesantren harus menjadi tempat yang aman bagi para santri.

Ia menilai pesantren memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda sekaligus menanamkan nilai penghormatan terhadap perempuan.

Baca Juga :  Gubernur DKI Jakarta Luncurkan Program KJMU Ala LPDP, Kuota Awal 100 Mahasiswa Tahun 2026

“Pesantren harus menjadi pelopor perubahan sosial dan berdiri paling depan dalam menolak kekerasan seksual,” katanya.

Respons Kasus Pelecehan di Pati

Pernyataan Menag muncul setelah polisi menangkap pendiri Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an Ndolo Kusumo berinisial AS dalam kasus dugaan pelecehan seksual terhadap santriwati di Pati.

Polisi sebelumnya menetapkan AS sebagai tersangka setelah sejumlah korban melapor. Kasus tersebut memicu perhatian publik karena dugaan korban mencapai puluhan santriwati.

Kementerian Agama menegaskan tidak akan mentoleransi kekerasan seksual di lembaga pendidikan keagamaan dan memastikan perlindungan santri menjadi prioritas utama. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TNI Habema Jelaskan Kronologi Tewasnya Warga Sipil Melkiana Dwitau di Intan Jaya
Pemulangan Harta Karun: Politik Restitusi Benda Sejarah dari Museum Eropa
Presiden Paraguay Santiago Pena Kunjungi Taiwan
Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar
Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte
Mandat B50 Resmi Berlaku: Indonesia Kejar Kemandirian Energi
Ancaman El Nino Godzilla: Krisis Pangan dan Pupuk
OTT KPK Langkat: Eks Timses Bupati Diduga Kuasai 85 Proyek Rp10,2 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 14:29 WIB

TNI Habema Jelaskan Kronologi Tewasnya Warga Sipil Melkiana Dwitau di Intan Jaya

Sabtu, 4 Juli 2026 - 11:38 WIB

Pemulangan Harta Karun: Politik Restitusi Benda Sejarah dari Museum Eropa

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:51 WIB

Data PPATK: 103.092 Warga Kabupaten Bogor Main Judol, Deposit Capai Rp414,4 Miliar

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:36 WIB

Polres Metro Jakarta Barat Amankan 3 Remaja, Diduga Bawa Narkoba Jenis Sinte

Sabtu, 4 Juli 2026 - 09:30 WIB

Mandat B50 Resmi Berlaku: Indonesia Kejar Kemandirian Energi

Berita Terbaru

Riot Games resmi mengumumkan arah kompetitif game tarung baru 2XKO. Mereka memilih pendekatan unik untuk ekosistem game 2v2 itu. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ekosistem Kompetitif 2XKO: Riot Games Rangkul Komunitas

Sabtu, 4 Jul 2026 - 14:39 WIB

Aksi mulia di panggung Riyadh. Team Liquid melelang jersi resmi turnamen EWC 2026 bersama MatchWornShirt untuk mendanai program UNICEF. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EWC 2026: Team Liquid Lelang Jersi Resmi untuk UNICEF

Sabtu, 4 Jul 2026 - 14:00 WIB

Langkah strategis internal. Direktur Micron Technology Lynn A. Dugle melepas sebagian kepemilikan saham di tengah kolaborasi besar bersama General Motors.. Dok: Ilustrasi.

INTERNASIONAL

Direktur Micron Jual Saham Senilai USD 1,4 Juta

Sabtu, 4 Jul 2026 - 13:21 WIB