Dendam Lama Berujung Maut, Nenek di Sumsel Tewas di Tangan Keluarga Sendiri

Jumat, 8 Mei 2026 - 09:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

MUARA ENIM, POSNEWS.CO.ID – Misteri kematian lansia bernama Palahiyah (87) yang ditemukan tak bernyawa di area hutan dekat rumahnya di Muara Enim akhirnya terungkap.

Polisi memastikan korban tewas dibunuh oleh anak kandung dan cucunya sendiri.

Satreskrim Polres Polres Muara Enim menangkap dua pelaku, yakni anak korban Nurlela alias Ebok (46) dan cucunya M Ilham Mulyadi (20).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Muara Enim AKP Muhammad Adrian mengatakan penyidik mengungkap kasus ini setelah melakukan penyelidikan intensif atas kematian korban yang sempat menggegerkan warga Kelurahan Gelumbang.

“Pelaku merupakan anak kandung korban dan cucunya sendiri. Motif sementara dipicu dendam lama yang disimpan pelaku,” kata Adrian, Jumat (8/5/2026).

Baca Juga :  Noel Divonis 4 Tahun 6 Bulan Penjara, Terbukti Korupsi Sertifikasi K3

Dendam Lama Berujung Maut

Polisi mengungkap Nurlela menyimpan rasa sakit hati terhadap ibunya sejak lama.

Menurut pengakuan pelaku, korban kerap memarahinya sejak kecil hingga dewasa. Konflik keluarga itu terus berlarut hingga akhirnya meledak menjadi aksi fatal.

Puncaknya terjadi pada 12 April 2026 saat korban pulang mencari kayu bakar.

Saat itu, korban kembali memarahi Nurlela hingga memicu pertengkaran hebat.

M Ilham sempat mencoba melerai cekcok tersebut. Namun situasi justru kembali memanas dan berujung pada pembunuhan tragis.

“Pelaku mengaku emosi saat kejadian. Penyidik mendalami seluruh rangkaian peristiwa tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :  Demo AMPSI di DPRD DKI Jakarta, Mahasiswa Tuntut Transparansi Tunjangan dan Anggaran BUMD

Jasad Korban Ditemukan di Hutan

Usai menghabisi korban, pelaku diduga membuang jasad Palahiyah ke area hutan dekat rumah untuk menghilangkan jejak.

Warga kemudian menemukan jasad korban dan melaporkannya ke polisi.

Penemuan jenazah lansia itu sempat membuat geger warga sekitar karena korban dikenal tinggal bersama keluarganya.

Polisi Pastikan Bukan Pembunuhan Berencana

Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan pembunuhan itu bukan aksi yang dirancang sejak awal.

Polisi menyebut tindakan pelaku dipicu ledakan emosi dan konflik keluarga yang telah lama terpendam.

Meski begitu, penyidik masih melengkapi berkas perkara dan mendalami kemungkinan fakta baru dalam kasus tersebut. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan di Selat Hormuz Paksa PBB Hentikan Evakuasi
Gempa Guncang Venezuela, 188 Warga Tewas
Mahkamah Agung Muluskan Langkah Donald Trump
Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Yuvita, Dudung: Hukum Pelaku Seadil-adilnya
Gara-Gara Judol, Pria di Sulbar Curi Emas dan Uang Tetangganya
Apple Resmi Naikkan Harga iPad dan Mac Secara Global
La Tri Tundukkan Jerman 2-1 di Piala Dunia 2026
Catat! Rekayasa Lalin HUT Jakarta 2026 Berlaku Mulai Pukul 14.00 WIB

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:01 WIB

Serangan di Selat Hormuz Paksa PBB Hentikan Evakuasi

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:53 WIB

Gempa Guncang Venezuela, 188 Warga Tewas

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:30 WIB

Mahkamah Agung Muluskan Langkah Donald Trump

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:04 WIB

Prabowo Beri Atensi Khusus Kasus Yuvita, Dudung: Hukum Pelaku Seadil-adilnya

Jumat, 26 Juni 2026 - 09:49 WIB

Gara-Gara Judol, Pria di Sulbar Curi Emas dan Uang Tetangganya

Berita Terbaru

Ketegangan baru di Selat Hormuz. Organisasi Maritim Internasional (IMO) menghentikan sementara pengawalan kapal pasca-serangan drone misterius terhadap kapal Ever Lovely dekat Oman. Dok: REUTERS/Stringer

INTERNASIONAL

Serangan di Selat Hormuz Paksa PBB Hentikan Evakuasi

Jumat, 26 Jun 2026 - 11:01 WIB

Duka mendalam di Venezuela utara. Gempa bumi kembar merobohkan ribuan bangunan dan mengubur ratusan warga di bawah puing-puing reruntuhan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gempa Guncang Venezuela, 188 Warga Tewas

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:53 WIB

Pukulan bagi perlindungan kemanusiaan. Mahkamah Agung AS mengizinkan pembatalan status tinggal sementara bagi ratusan ribu imigran asal Haiti dan Suriah. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Mahkamah Agung Muluskan Langkah Donald Trump

Jumat, 26 Jun 2026 - 10:30 WIB