Marco Rubio dan Paus Leo XIV Berkomitmen Perbaiki Hubungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Misi rekonsiliasi di Takhta Suci. Sekretaris Negara AS Marco Rubio bertemu dengan Paus Leo XIV guna meredakan perselisihan antara Washington dan Vatikan terkait kebijakan perang Iran dan imigrasi di tahun 2026. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Misi rekonsiliasi di Takhta Suci. Sekretaris Negara AS Marco Rubio bertemu dengan Paus Leo XIV guna meredakan perselisihan antara Washington dan Vatikan terkait kebijakan perang Iran dan imigrasi di tahun 2026. Dok: Istimewa.

KOTA VATIKAN, POSNEWS.CO.ID – Hubungan diplomatik antara Amerika Serikat dan Takhta Suci kini memasuki fase pemulihan yang krusial. Paus Leo XIV dan Sekretaris Negara AS Marco Rubio secara resmi berkomitmen untuk memperbaiki hubungan bilateral yang sempat memanas dalam beberapa pekan terakhir.

“Kedua pemimpin memperbarui komitmen bersama untuk membina hubungan bilateral yang baik,” tulis pernyataan resmi Vatikan setelah pertemuan tersebut berakhir. Pertemuan ini berlangsung dalam atmosfer yang penuh tekanan, mengingat serangkaian serangan verbal Presiden Donald Trump terhadap pemimpin tertinggi umat Katolik tersebut.

Kritik Perang Iran dan Kebijakan Imigrasi

Paus Leo XIV merupakan Paus pertama asal Amerika Serikat dalam sejarah. Ia mulai mengundang kemarahan Gedung Putih setelah secara vokal mengkritik perang AS-Israel di Iran. Selain itu, Paus Leo juga mengecam kebijakan imigrasi garis keras yang administrasi Trump terapkan di perbatasan selatan.

Sebagai dampaknya, Presiden Trump melancarkan serangan publik yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap sang Pontifex. Pada hari Senin lalu, Trump secara keliru menyebut Paus mendukung kepemilikan senjata nuklir oleh Iran. Namun, Paus Leo XIV dengan tegas menepis tuduhan tersebut. Ia menyatakan bahwa misinya adalah menyebarkan pesan perdamaian Kristen dan menegaskan bahwa Gereja Katolik memandang senjata nuklir sebagai hal yang amoral.

Baca Juga :  Dari Panen Es di Danau hingga Mesin Kulkas Penyelamat

Dialog 2,5 Jam: Dari Kuba hingga Kebebasan Beragama

Misi diplomatik Marco Rubio di Vatikan berlangsung cukup intensif selama dua setengah jam. Rubio, yang merupakan seorang penganut Katolik taat, juga bertemu dengan diplomat senior Vatikan, Kardinal Pietro Parolin.

Kedutaan Besar AS untuk Takhta Suci mengonfirmasi bahwa kedua pihak mendiskusikan topik kepentingan bersama di Belahan Bumi Barat. Secara spesifik, Rubio sebelumnya menyatakan akan membahas situasi di Kuba serta kekhawatiran mengenai kebebasan beragama di seluruh dunia. “Pertemuan ini menunjukkan hubungan yang tetap kuat antara Vatikan dan Amerika Serikat,” ujar juru bicara Departemen Luar Negeri, Tommy Pigott.

Simbolisme Hadiah: Sepak Bola vs Pena Zaitun

Momen menarik terjadi saat kedua tokoh tersebut bertukar kenang-kenangan. Rubio memberikan sebuah bola sepak kristal kecil kepada Paus Leo. Ia berseloroh bahwa ia tahu sang Paus, yang berasal dari Chicago, sebenarnya merupakan penggemar berat bisbol dan klub White Sox.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai balasan, Paus Leo XIV memberikan sebuah pena yang terbuat dari kayu pohon zaitun. Paus menyebutnya sebagai “tanaman perdamaian.” Dialog di balik pintu tertutup tersebut dilaporkan berjalan sangat jujur dan berlangsung 40 menit lebih lama dari jadwal semula, hingga membuat agenda Paus berikutnya sedikit tertunda.

Baca Juga :  Donald Trump Dijadwalkan Temui Xi Jinping di Beijing

Dukungan Pemimpin Eropa dan Masa Depan Aliansi

Sebelum kedatangan Rubio, Perdana Menteri Polandia Donald Tusk juga baru saja menyelesaikan pertemuannya dengan Paus Leo. Tusk menekankan pentingnya persatuan orang-orang berkehendak baik agar dunia tidak jatuh ke dalam kekacauan.

Di samping itu, Rubio dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni pada hari Jumat. Meloni selama ini dikenal sebagai sekutu yang membela Paus dari kritik Trump. Singkatnya, kunjungan Rubio ini merupakan upaya Washington untuk menyeimbangkan retorika agresif presiden dengan diplomasi tradisional yang lebih halus.

Menakar Ketahanan Diplomasi Suci

Tahun 2026 menandai satu tahun kepemimpinan Paus Leo XIV di Vatikan. Keberaniannya berbicara mengenai “tirani” global telah menjadikannya sosok yang sangat berpengaruh di panggung dunia. Oleh karena itu, keberhasilan Rubio dalam menjaga jalur komunikasi dengan Takhta Suci akan menjadi faktor penentu bagi kredibilitas kepemimpinan Amerika Serikat di mata komunitas internasional yang menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hakim AS Batalkan Pemotongan Hibah $100 Juta oleh Trump
Cekcok di Jalan Berujung Maut, Pegawai Toko Roti di Kapuk Tewas Dibacok – Pelaku Dibekuk
Imigrasi Gerebek Apartemen di Batam, 210 WNA Diduga Terlibat Penipuan Investasi Online
Dua Pengedar Ditangkap, Polisi Sita 16 Kg Sabu dari Ban Mobil di Bojongsari Depok
AS dan Iran Terlibat Kontak Senjata Sengit di Selat Hormuz
Tiga Wanita Australia Didakwa Atas Kasus Perbudakan Yazidi
Erupsi Gunung Dukono Hari Ini: Puluhan Pendaki Tersesat dan Terluka, 2 WNA Dievakuasi
Kapal Selam Domestik Taiwan Narwhal Sukses Uji Tembak Torpedo

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:57 WIB

Hakim AS Batalkan Pemotongan Hibah $100 Juta oleh Trump

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:33 WIB

Cekcok di Jalan Berujung Maut, Pegawai Toko Roti di Kapuk Tewas Dibacok – Pelaku Dibekuk

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:01 WIB

Imigrasi Gerebek Apartemen di Batam, 210 WNA Diduga Terlibat Penipuan Investasi Online

Jumat, 8 Mei 2026 - 18:13 WIB

Dua Pengedar Ditangkap, Polisi Sita 16 Kg Sabu dari Ban Mobil di Bojongsari Depok

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:50 WIB

Marco Rubio dan Paus Leo XIV Berkomitmen Perbaiki Hubungan

Berita Terbaru

Supremasi hukum di Capitol Hill. Seorang hakim federal di New York membatalkan keputusan pemerintah untuk menghentikan pendanaan riset dan sastra senilai $100 juta. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim AS Batalkan Pemotongan Hibah $100 Juta oleh Trump

Jumat, 8 Mei 2026 - 19:57 WIB

Ilustrasi, Misi rekonsiliasi di Takhta Suci. Sekretaris Negara AS Marco Rubio bertemu dengan Paus Leo XIV guna meredakan perselisihan antara Washington dan Vatikan terkait kebijakan perang Iran dan imigrasi di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio dan Paus Leo XIV Berkomitmen Perbaiki Hubungan

Jumat, 8 Mei 2026 - 17:50 WIB