Ironi Venezuela: Rodriguez Dorong Reformasi Minyak

Jumat, 16 Januari 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

Napas baru bagi pekerja. Plt Presiden Venezuela Delcy Rodriguez mengumumkan kenaikan pendapatan pekerja bulan depan melalui optimalisasi sektor migas dan tambang di tengah mencairnya hubungan dengan Amerika Serikat. Dok: VCG.

CARACAS/WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Venezuela berada di persimpangan jalan yang genting. Pada hari Kamis (15/1), Penjabat Presiden Delcy Rodriguez berdiri di hadapan legislatif. Ia menyerukan persetujuan segera atas rencana reformasi industri minyak yang ambisius.

Tujuannya jelas: menarik investasi asing dan memacu pemulihan ekonomi negara yang lama terpuruk.

Rodriguez melaporkan capaian positif dalam laporan tahunannya. Produksi minyak Venezuela menyentuh angka 1,2 juta barel pada Desember tahun lalu. Ia berjanji akan mengalokasikan pendapatan ekspor terutama untuk kesehatan publik, pembangunan ekonomi, dan infrastruktur.

“Venezuela saat ini berada pada titik balik yang penting,” tegas Rodriguez. Ia menambahkan bahwa pemerintah akan mengeksplorasi saluran valuta asing yang lebih “pragmatis dan terdiversifikasi”.

Mengenai hubungan dengan Amerika Serikat, Rodriguez menekankan pendekatan diplomatis. “Negara harus menangani hubungan dengan semua pihak, termasuk Amerika Serikat, atas dasar saling menghormati,” ujarnya.

Baca Juga :  Memecahkan Dilema Darwin: Jejak Hewan Pertama

Aksi Fajar USS Gerald R. Ford

Namun, realitas di perairan Karibia berbicara lain. Pada pagi yang sama saat Rodriguez berpidato, Komando Selatan AS (SOUTHCOM) melancarkan operasi militer.

Melalui platform X, SOUTHCOM mengumumkan penyitaan kapal tanker minyak keenam yang terkait dengan Venezuela.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam tindakan pra-fajar lainnya, Marinir dan Pelaut dari Satuan Tugas Gabungan Southern Spear… meluncur dari USS Gerald R. Ford (CVN 78) dan menahan Motor/Tanker Veronica tanpa insiden,” bunyi pernyataan komando tersebut.

Penyitaan M/T Veronica ini menyusul aksi serupa minggu lalu terhadap kapal kelima. Pesan Washington sangat tegas: “Satu-satunya minyak yang meninggalkan Venezuela adalah minyak yang dikoordinasikan dengan baik dan sah.” Pemerintahan Trump bersumpah akan terus menindak kapal-kapal yang terkena sanksi.

Baca Juga :  Iran Tinjau Proposal Damai AS Saat Harga Minyak Anjlok

Ekspor Anjlok Setengah

Dampak blokade ini mulai mencekik. The Wall Street Journal, mengutip penyedia analitik pengiriman Kpler, melaporkan bahwa tindakan keras AS telah memukul ekspor minyak Venezuela secara signifikan. Pemuatan minyak mentah anjlok hingga kira-kira setengah dari tingkat normal bulan ini.

Data Kpler menunjukkan fakta yang lebih suram. Saat ini, kapal yang memuat minyak mentah di pelabuhan Venezuela hanyalah kapal yang menuju Amerika Serikat atau kapal yang mengangkut minyak ke kilang domestik.

Situasi ini sejalan dengan pernyataan Menteri Energi AS Chris Wright pekan lalu. Ia menegaskan bahwa AS tidak hanya akan memasarkan minyak yang tersimpan dari Venezuela, tetapi juga akan “mengontrol penjualan output minyak negara itu tanpa batas waktu”.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer
ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan
Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC
Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI
Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar
Marty Makary Mundur dari Jabatan Kepala di Tengah Tekanan Politik
Senator Republik Ragukan Rencana Keamanan Gedung Putih
Kemlu RI Update Tragedi Kapal WNI di Malaysia: 23 Selamat, Pencarian Masih Berlanjut

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 12:22 WIB

ITW Soroti Kenaikan Pangkat Kapolda Metro Jaya Jadi Komjen, Prestasi Dipertanyakan

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:41 WIB

Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar

Berita Terbaru

Etika teknologi di garis depan. Pimpinan Microsoft Israel resmi mengundurkan diri setelah penyelidikan internal membongkar penggunaan platform Azure oleh militer untuk penyadapan massal warga Palestina di Gaza dan Tepi Barat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kepala Microsoft Israel Mundur Usai Azure Digunakan Militer

Kamis, 14 Mei 2026 - 13:54 WIB

Konfrontasi hukum internasional. Senator Ronald

INTERNASIONAL

Senator Filipina Desak Marcos Jr. Tolak Perintah Tangkap ICC

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:49 WIB

Konfrontasi para titan. CEO OpenAI Sam Altman memberikan kesaksian panas di pengadilan, mengungkap ambisi kontrol absolut Elon Musk yang menjadi pemicu keretakan hubungan di raksasa kecerdasan buatan tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sam Altman Sebut Elon Musk Terobsesi Kuasai OpenAI

Kamis, 14 Mei 2026 - 11:45 WIB

Sidang darurat anggaran. Menteri Pertahanan Pete Hegseth menghadapi tekanan dari kedua partai terkait pembengkakan biaya perang di Iran dan dampaknya terhadap kesiapan militer AS dalam menghadapi potensi konflik global lainnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan Pete Hegseth Dicecar Soal Biaya Perang Iran $29 Miliar

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:41 WIB