Bareskrim Polri Buru Aktor Lain di Balik Kasus Narkoba Oknum Polisi Kaltim

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Berigjen Pol Eko Hadi Santoso. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri turun langsung memback up pengusutan kasus narkoba yang menyeret Kasat Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara, AKP Yohanes Bonar Adiguna (YBA).

Langkah ini diambil di tengah sorotan publik terhadap dugaan keterlibatan aparat kepolisian dalam jaringan narkoba di Kalimantan Timur.

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Eko Hadi Santoso menegaskan penanganan utama masih dilakukan Ditresnarkoba Polda Kalimantan Timur.

“Kasus tersebut masih ditangani Ditresnarkoba Polda Kaltim. Namun, kami melakukan pemantauan intensif,” kata Eko, Sabtu (16/5/2026).

Bareskrim Back Up Pengembangan Kasus

Eko menegaskan keterlibatan Bareskrim Polri bertujuan memperluas pengembangan perkara agar jaringan yang lebih besar bisa dibongkar.

Menurut dia, penyidik tidak hanya memburu pelaku lapangan, tetapi juga menelusuri aliran dana serta kemungkinan keterlibatan aparat lain.

Baca Juga :  Arus Balik Lebaran 2026: Korlantas Imbau Hindari 24 Maret, Manfaatkan WFA

“Bareskrim akan memback up penanganan kasus ini untuk kepentingan pengembangan lebih lanjut,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

AKP Yohanes Diperiksa Intensif

AKP Yohanes Bonar Adiguna diamankan Polda Kalimantan Timur sejak awal Mei 2026. Hingga kini, penyidik masih memeriksa perwira tersebut terkait dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkoba.

Kasus ini semakin menyita perhatian karena muncul saat aparat tengah membongkar sindikat sabu di wilayah Kalimantan Timur.

Nama Kasat Narkoba Kutai Barat Juga Terseret

Tak hanya AKP YBA, pengusutan juga menyeret Kasatresnarkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang (DJS).

Sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan empat tersangka dalam pengembangan kasus sabu yang berawal dari penangkapan bandar narkoba bernama Ishak di Kutai Barat.

Baca Juga :  Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Empat tersangka tersebut masing-masing berinisial MV, MCK, NR alias M, dan JMH alias B.

“Penangkapan NR alias M dan JMH alias B merupakan pengembangan dari tersangka Ishak yang diamankan Polsek Melak. Penyidik juga mendalami dugaan aliran dana kepada AKP DJS,” ujar Eko pada Rabu (13/5/2026).

Jaringan Sabu Lintas Wilayah Dibongkar

Penyidik kini fokus membongkar jaringan distribusi sabu lintas wilayah di Kalimantan Timur, termasuk pihak-pihak yang diduga melindungi bisnis haram tersebut.

Kasus ini menambah daftar panjang aparat yang terseret perkara narkoba dan menjadi ujian serius bagi komitmen Polri dalam membersihkan oknum internal yang terlibat peredaran narkotika. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?
Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?
Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak
Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar
Kemenag Gelar Sidang Isbat Hari Ini, Idul Adha 2026 Diprediksi Jatuh 27 Mei
Apakah Energi Bersih Akhirnya Menjadi Kenyataan?
PSK di Bandar Lampung Ditusuk Tamu Usai Tagih Uang Kencan, Pelaku Kabur Naik Motor
Hadiri Panen Raya Jagung di Tuban, Prabowo Sanjung Prestasi Kapolri Listyo Sigit

Berita Terkait

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 11:33 WIB

Bagaimana Teknologi 2026 Mendeteksi Kehidupan di Luar Tata Surya?

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 09:46 WIB

Mengapa Kita Bermimpi? Menelisik Sains di Balik Aktivitas Bawah Sadar

Minggu, 17 Mei 2026 - 07:35 WIB

Apakah Energi Bersih Akhirnya Menjadi Kenyataan?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Lompatan besar abad ke-21. Teknologi mRNA telah bertransformasi dari solusi pandemi menjadi platform pengobatan canggih yang mampu memprogram ulang sistem imun manusia untuk melawan kanker dan memperbaiki kerusakan genetik dari dalam. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Mengapa Teknologi mRNA Menjadi Revolusi Dunia Medis?

Minggu, 17 Mei 2026 - 12:18 WIB

Sistem daur ulang internal. Ilmu pengetahuan modern mengungkap bahwa tubuh manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk

KESEHATAN

Autofagi: Mekanisme Tubuh Membersihkan Sel Rusak

Minggu, 17 Mei 2026 - 10:27 WIB

Ilustrasi, Lompatan besar peradaban. Komputasi kuantum bukan sekadar komputer yang lebih cepat, melainkan paradigma baru dalam pengolahan informasi yang mampu memecahkan misteri alam semesta dan merombak total sistem keamanan digital dunia. Dok: Istimewa.

Blog

Mengapa Komputasi Ini Bisa Mengubah Segalanya?

Minggu, 17 Mei 2026 - 08:37 WIB