Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan masif di Belgia timur dan pulau Salamina Yunani. Dok: Istimewa.

Petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan masif di Belgia timur dan pulau Salamina Yunani. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, BRUSSELS — Petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan masif di Belgia timur pada Minggu. Sementara itu, kebakaran lain di pulau Yunani menewaskan dua orang. Cuaca panas dan kering memicu kebakaran di berbagai wilayah Eropa.

Kebakaran Besar di Belgia Timur

Kebakaran di Belgia timur menghanguskan sekitar 30 kilometer persegi kawasan High Fens. Cagar alam luas ini mengalami salah satu kebakaran terparah dalam sejarah negara tersebut. Selanjutnya, otoritas menginstruksikan sekitar 600 warga di Waimes dan Bütgenbach mengungsi pada Sabtu, setelah angin berubah arah dan asap menyebar.

Gubernur Provinsi Liège, Hervé Jamar, melaporkan lebih dari 250 personel darurat turun tangan. Jumlah ini termasuk lebih dari 100 petugas pemadam Belgia dan Jerman. Selain itu, helikopter pemadam dari kepolisian federal Belgia dan Belanda turut membantu operasi tersebut.

Dua Tewas di Pulau Salamina Yunani

Petugas pemadam Yunani melaporkan dua orang tewas akibat kebakaran di pulau Salamina pada Minggu. Pulau ini terletak di sebelah barat Athena. Tim menemukan jenazah korban di desa Peristeria, tempat angin kencang mempercepat penyebaran api.

Sekitar 260 petugas pemadam menangani kebakaran ini. Jumlah tersebut mencakup 15 tim darat, 10 pesawat, dan delapan helikopter. Kepala Brigadir Pemadam Vasileios Vathrakogiannis menjelaskan kondisi angin nyaris berkekuatan badai memungkinkan api mencapai skala berbahaya. Api pun menyebar cepat menuju permukiman hanya dalam tujuh menit.

Rekor Kebakaran Terburuk Belgia

Juru bicara Layanan Publik Wallonia, Nicolas Yernaux, menegaskan kondisi kali ini jauh lebih buruk. Ia menyebut tanah yang sangat kering sebagai penyebab utamanya. Sementara itu, insinyur kepala Departemen Alam dan Hutan, René Dahmen, menyebut api masih menyebar pada Minggu di area yang sulit tim jangkau.

Menteri Dalam Negeri Bernard Quintin menegaskan petugas berhasil mencegah api menyebar ke barat. Namun, otoritas Jerman memperingatkan api sudah berjarak sekitar 1,5 kilometer dari perbatasan.

Baca Juga :  Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Bantuan Internasional untuk Belgia

Belgia mengaktifkan mekanisme perlindungan sipil Uni Eropa untuk menerima bantuan. Komisioner UE Hadja Lahbib menegaskan Belgia tidak menghadapi bencana ini sendirian. Selain itu, Swedia mengirim dua pesawat pembom air, sementara tiga helikopter datang dari Belanda dan Republik Ceko.

Kebakaran Meluas di Eropa

Di Prancis, kebakaran hutan pinus di wilayah Landes tidak mengalami eskalasi besar semalam. Meski begitu, otoritas mencatat area terbakar mencapai 17 kilometer persegi. Kebakaran ini bahkan memaksa 650 orang mengungsi, dan menjadi kebakaran besar ketiga di Prancis barat daya musim panas ini.

Di Inggris, tim darurat menangani 14 kebakaran hutan di Wales Selatan dengan dukungan personel militer. Sementara itu, Jerman mencatat kemajuan signifikan melawan kebakaran di Hutan Hürtgen. Kondisi ini memungkinkan sekitar 2.000 warga yang mengungsi kembali pulang pada Sabtu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa
Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB