Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pesan persatuan bagi dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin memulai kunjungan kenegaraan dua hari ke China guna mempererat kemitraan strategis dan merayakan seperempat abad perjanjian persahabatan dengan Presiden Xi Jinping. Dok: Istimewa.

Pesan persatuan bagi dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin memulai kunjungan kenegaraan dua hari ke China guna mempererat kemitraan strategis dan merayakan seperempat abad perjanjian persahabatan dengan Presiden Xi Jinping. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Presiden Rusia Vladimir Putin akan memulai kunjungan kenegaraan selama dua hari ke China pada Selasa (19/5/2026). Ia akan menemui Presiden Xi Jinping untuk memperkuat ikatan kedua negara. Pertemuan ini berlangsung tak lama setelah Presiden AS Donald Trump menyelesaikan agenda kunjungannya di Beijing.

Selain itu, Putin dan Xi akan mendiskusikan cara untuk memperdalam kemitraan komprehensif dan interaksi strategis. Kremlin mengonfirmasi agenda ini melalui agensi berita Tass. Selanjutnya, kedua pemimpin akan menukar pandangan mengenai berbagai isu internasional dan regional yang krusial.

Agenda Kerja Sama dan Penandatanganan Dokumen

Setelah sesi KTT berakhir, kedua negara berencana menandatangani pernyataan bersama. Oleh karena itu, delegasi akan meresmikan sejumlah dokumen antarpemerintah. Dokumen tersebut mencakup berbagai aspek kerja sama bilateral.

Baca Juga :  Eks-Maiko Bongkar Praktik Perbudakan dan Pelecehan

Maka dari itu, Putin juga akan menemui Perdana Menteri China, Li Qiang. Mereka akan membahas secara detail mengenai kerja sama perdagangan dan ekonomi. Dengan demikian, pertemuan ini mempertegas komitmen kedua negara dalam menghadapi tekanan ekonomi global.

Perayaan 25 Tahun Perjanjian Persahabatan

Kunjungan Putin ke China ini sekaligus memperingati 25 tahun penandatanganan Perjanjian Persahabatan Sino-Rusia tahun 2001. Meskipun demikian, Putin terakhir kali mengunjungi Beijing pada September lalu. Saat itu, ia mengamati parade militer yang menandai peringatan 80 tahun penyerahan Jepang dalam Perang Dunia II.

Oleh sebab itu, pertemuan kali ini memiliki signifikansi diplomatik yang sangat tinggi. Kedua negara terus mempererat hubungan dalam beberapa tahun terakhir. Lebih lanjut, Beijing secara konsisten menentang sanksi Barat yang menjerat Moskow sejak dimulainya invasi Ukraina pada Februari 2022.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Gelar Patroli Skala Besar di 13 Polres untuk Jaga Keamanan Jakarta

Posisi Strategis Rusia dalam Ekonomi China

Rusia kini memposisikan diri sebagai pemasok minyak mentah utama bagi raksasa ekonomi Asia tersebut. Sejalan dengan itu, China tetap menjadi pasar yang sangat vital bagi komoditas energi Rusia. Karena itulah, stabilitas ekonomi kedua negara sangat bergantung pada keberlangsungan kemitraan strategis ini.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Singkatnya, kunjungan Putin menunjukkan bahwa aliansi antara Moskow dan Beijing tetap solid. Mereka bersama-sama menavigasi dinamika geopolitik global di tahun 2026 yang penuh ketidakpastian.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar
Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan
Satgas Haji Polri Tetapkan 13 Tersangka Haji Non-Prosedural, 320 Korban Rugi Rp10 Miliar
BNN Gempur Kampung Narkoba, Ungkap Jaringan Aceh-Bogor hingga Transnasional Golden Triangle
Polairud Polda Metro Kembangkan Tambak Pesisir Bekasi, 300 Ribu Benih Udang Ditebar
Krisis Energi Selat Hormuz: India dan Asia Tenggara Pacu Transisi Biofuel
Ilmuwan Ungkap Nagatitan, Dinosaurus Terbesar di Asia Tenggara
China Sepakat Beli Produk Tani AS $17 Miliar dan 200 Pesawat Boeing

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:47 WIB

Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:27 WIB

Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:58 WIB

Satgas Haji Polri Tetapkan 13 Tersangka Haji Non-Prosedural, 320 Korban Rugi Rp10 Miliar

Selasa, 19 Mei 2026 - 14:44 WIB

BNN Gempur Kampung Narkoba, Ungkap Jaringan Aceh-Bogor hingga Transnasional Golden Triangle

Berita Terbaru

Penyelidikan medis di Arad. Institut Kesehatan Masyarakat Nasional (INSP) Rumania mengonfirmasi satu kasus hantavirus lokal, menegaskan bahwa strain yang ditemukan berbeda dari wabah mematikan di kapal pesiar MV Hondius. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rumania: INSP Pastikan Bukan Strain Andes dari Kapal Pesiar

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:47 WIB

Pesan persatuan bagi dunia. Presiden Rusia Vladimir Putin memulai kunjungan kenegaraan dua hari ke China guna mempererat kemitraan strategis dan merayakan seperempat abad perjanjian persahabatan dengan Presiden Xi Jinping. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Putin dan Xi Jinping Perkuat Kemitraan Strategis di Hari Jadi ke-25

Selasa, 19 Mei 2026 - 15:27 WIB