Bareskrim Tahan AKP Deky Jonathan Sasiang, Kasus Narkoba Kutai Barat Terus Dikembangkan

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang. (Posnews/Ist)

Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Direktorat Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri terus mengembangkan kasus dugaan keterlibatan mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat, AKP Deky Jonathan Sasiang, dalam jaringan peredaran narkotika.

Kasus ini berawal dari pengembangan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri terkait jaringan narkoba lintas wilayah di Kalimantan Timur.

Dari hasil pendalaman tersebut, penyidik kemudian mengarah pada dugaan keterlibatan oknum perwira Polri aktif saat itu, AKP Deky Jonathan Sasiang.

Selanjutnya, penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan intensif hingga akhirnya menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka dalam perkara tersebut.

Proses hukum berlanjut dengan BAP pendahuluan oleh Tim Penyidik Gabungan Subdit II, Subdit IV, dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Direktur Tindak Pidana Narkotika Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menyebut setelah pemeriksaan awal selesai, penyidik langsung menahan Deky Jonathan Sasiang di Rutan Bareskrim Polri untuk pengembangan perkara.

Baca Juga :  Heboh di Bekasi! Ritual ‘Masuk Surga Rp1 Juta’ Bikin PP Muhammadiyah & MUI Turun Tangan

“Tersangka resmi ditahan di Rutan Bareskrim Polri untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ungkap Brigjen Eko, Selasa (19/5/2026).

Hingga kini, Bareskrim masih mendalami distribusi narkotika, aliran dana, dan jaringan lain termasuk dugaan TPPU.

Polri menegaskan penanganan dilakukan profesional, transparan, dan tuntas sesuai hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
Begal di Kalimalang Tuduh Korban Tabrak Adik, Motor Scoopy Dirampas
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
Demo BEM UI di Bundaran HI Dibayangi Potensi Rusuh, 21 Orang Diamankan
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga
Sosok Kombes Jerrold Kumontoy, Kapolresta Balikpapan yang Jadi Danup di Istana
KPK Awasi Bantuan Gempa NTT, Warga Diminta Laporkan Dugaan Penyalahgunaan

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Begal di Kalimalang Tuduh Korban Tabrak Adik, Motor Scoopy Dirampas

Selasa, 18 Agustus 2026 - 13:39 WIB

Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:58 WIB

Demo BEM UI di Bundaran HI Dibayangi Potensi Rusuh, 21 Orang Diamankan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 12:46 WIB

BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Berita Terbaru

Futures minyak sawit Malaysia berbalik naik pada Kamis setelah sempat melemah di tengah hari, mengikuti kinerja minyak nabati saingan di bursa Dalian. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Futures Sawit Malaysia Naik, Ikuti Kinerja Bursa Dalian

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:35 WIB

50 bus Sinar Jaya hangus terbakar di pangkalan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. (Posnews/ Disdamkarmat Kab. Bekasi)

JABODETABEK

50 Bus Sinar Jaya Terbakar di Cikarang Barat, Api Mengamuk 5 Jam

Selasa, 18 Agu 2026 - 15:17 WIB

Petugas pemadam kebakaran memerangi kebakaran hutan masif di Belgia timur dan pulau Salamina Yunani. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Landa Belgia dan Yunani, Dua Tewas

Selasa, 18 Agu 2026 - 14:22 WIB