KPK Fasilitasi 52 Tahanan Korupsi Salat Idul Adha dan Kunjungan Keluarga

Selasa, 26 Mei 2026 - 17:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

Gedung Merah Putih KPK di Jakarta. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi 52 tahanan kasus korupsi untuk melaksanakan salat Idul Adha 1447 Hijriah di rumah tahanan KPK pada Rabu (27/5/2026).

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan sebanyak 52 tahanan muslim dari total 62 penghuni Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih dan Gedung C1 akan mengikuti salat Id di Masjid Al-Ikhlas KPK.

“Saat ini terdapat 52 orang tahanan beragama Islam yang akan mengikuti ibadah salat Idul Adha,” kata Budi, Selasa (26/5/2026).

KPK Buka Kunjungan Keluarga

Selain menggelar salat Idul Adha, KPK juga membuka layanan kunjungan keluarga bagi para tahanan pada hari raya kurban.

KPK menjadwalkan kunjungan keluarga dan kerabat mulai pukul 10.00 WIB hingga 13.00 WIB di Rutan Cabang KPK.

“Kegiatan kunjungan keluarga dan kerabat berlangsung pada Rabu, 27 Mei 2026, pukul 10.00 hingga 13.00 WIB,” ujarnya.

Budi menegaskan KPK memberikan fasilitas tersebut untuk memenuhi hak tahanan agar tetap bisa beribadah dan bertemu keluarga sesuai aturan yang berlaku.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Rotasi 175 Personel, Ini Daftar Lengkap Perwira yang Dimutasi

Salat Id Digelar dengan Pengawasan Ketat

KPK juga memastikan seluruh rangkaian ibadah Idul Adha berjalan tertib dengan pengawasan petugas rutan.

“Pelaksanaan salat Id bagi tahanan muslim dilakukan di Masjid Al-Ikhlas Gedung Merah Putih KPK,” jelas Budi.

Pemerintah menetapkan Idul Adha 1447 Hijriah jatuh pada 27 Mei 2026 melalui sidang isbat Kementerian Agama. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 39 Tahun Ditangkap Polisi Usai Siarkan Konten Asusila demi Followers
PM Mark Carney Peringatkan Alberta soal Bahaya Separatisme
Bareskrim Segel THM New Zone Medan, Dugaan TPPU Narkoba, Ini Kronologinya
Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa: Rekor Suhu Mei Pecah
Kem Sokha Bebas: Raja Kamboja Berikan Pengampunan
Selebgram Brunei Jadi Tersangka Penganiayaan Maut di Blok M Jakarta Selatan
Relawan Ebola Hadapi Ancaman Virus dan Kemarahan Warga
Paus Leo XIV Rilis Manifesto AI: Desak Regulasi Ketat

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:58 WIB

Pria 39 Tahun Ditangkap Polisi Usai Siarkan Konten Asusila demi Followers

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:44 WIB

PM Mark Carney Peringatkan Alberta soal Bahaya Separatisme

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:34 WIB

Bareskrim Segel THM New Zone Medan, Dugaan TPPU Narkoba, Ini Kronologinya

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa: Rekor Suhu Mei Pecah

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00 WIB

Kem Sokha Bebas: Raja Kamboja Berikan Pengampunan

Berita Terbaru

Peringatan dari Ottawa. Perdana Menteri Mark Carney menyamakan rencana pemisahan diri provinsi Alberta dengan Brexit. Ia menyebut janji

INTERNASIONAL

PM Mark Carney Peringatkan Alberta soal Bahaya Separatisme

Selasa, 26 Mei 2026 - 19:44 WIB

Ilustrasi, Cuaca ekstrem menghantam Eropa. Suhu panas yang memecahkan rekor menyebabkan kematian di ajang olahraga amatir, memicu peringatan dini dari pemerintah, dan memaksa warga mencari perlindungan di tengah bulan Mei yang tak lazim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa: Rekor Suhu Mei Pecah

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:33 WIB

Akhir dari penahanan politik. Pemimpin oposisi Kamboja, Kem Sokha, akhirnya menghirup udara bebas setelah menerima pengampunan kerajaan. Meski demikian, pemerintah tetap melarangnya beraktivitas di dunia politik. Dok: (AP Photo/Heng Sinith, File)

INTERNASIONAL

Kem Sokha Bebas: Raja Kamboja Berikan Pengampunan

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:00 WIB