Pemkab Sintang Tanggung Jaminan BPJS 4.500 Buruh

Selasa, 2 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Futures minyak sawit Malaysia berbalik naik pada Kamis setelah sempat melemah di tengah hari, mengikuti kinerja minyak nabati saingan di bursa Dalian. Dok: Istimewa.

Futures minyak sawit Malaysia berbalik naik pada Kamis setelah sempat melemah di tengah hari, mengikuti kinerja minyak nabati saingan di bursa Dalian. Dok: Istimewa.

SINTANG, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Kabupaten Sintang memberikan jaminan sosial ketenagakerjaan secara gratis bagi ribuan buruh perkebunan kelapa sawit. Saat ini, sebanyak 4.500 pekerja rentan mulai menikmati fasilitas perlindungan darurat tersebut.

Pemerintah daerah merancang program ini khusus untuk memperluas cakupan perlindungan tenaga kerja lokal. Sebab, para buruh perkebunan sawit rentan menghadapi risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja. Oleh karena itu, kerja sama tripartit ini menjadi solusi konkret untuk menjaga kesejahteraan buruh di pedesaan.

Jaminan Kesejahteraan dan Hak Hidup Layak

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sintang, Yustinus, memberikan penjelasan lengkap mengenai program tersebut. Menurutnya, jaminan sosial merupakan bagian penting dari sistem perlindungan sosial nasional.

“Kami menanggung biaya iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk kurang lebih 4.500 pekerja sawit,” ujar Yustinus pada Senin, 1 Juni 2026. Selanjutnya, ia menjelaskan bahwa program ini berjalan atas kerja sama antara pemkab, BPJS, dan pihak perusahaan.

Dengan demikian, para pekerja sawit akan mendapatkan kepastian hak ketika menghadapi situasi darurat yang tidak terduga. Sebagai contoh, manfaat program mencakup jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, hingga jaminan hari tua. Selain itu, pekerja juga akan menerima perlindungan langsung saat mereka kehilangan pekerjaan.

Baca Juga :  Jepang Kembali Diguncang: Gempa M 6,7 Hantam Aomori, Tsunami Kecil Terpantau

Pemanfaatan Dana Bagi Hasil Sawit

Yustinus menegaskan bahwa pelaksanaan program jaminan ini memiliki landasan hukum yang sangat kuat. Secara spesifik, pemerintah daerah memanfaatkan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH) sawit untuk membiayai program perlindungan tersebut.

Oleh sebab itu, pemanfaatan dana transfer pusat ini berjalan tepat sasaran untuk menyejahterakan para pekerja lokal. Di sisi lain, pemerintah juga mendesak perusahaan kelapa sawit untuk aktif mendukung program kesejahteraan ini secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, perlindungan sosial ini akan mendongkrak produktivitas sektor perkebunan secara menyeluruh. Dengan begitu, kelapa sawit yang menjadi penopang ekonomi Sintang dapat terus tumbuh di tengah jaminan keselamatan kerja yang mumpuni.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:38 WIB

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 16:39 WIB

Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Berita Terbaru

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 Sep 2026 - 21:17 WIB

Ilustrasi, bangku sekolah kosong. (Posnews/Ist)

DAERAH

Abu Krakatau Masuk Serang, Sekolah PAUD-SMP Beralih ke PJJ

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:38 WIB

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB