Pelaku Usaha Diingatkan, Wajib Halal Mulai Berlaku Oktober 2026

Minggu, 14 Juni 2026 - 16:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (Posnews/BPJPH)

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan. (Posnews/BPJPH)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menggelar sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 secara serentak di 2.183 titik di seluruh Indonesia.

Aksi masif ini bahkan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai sosialisasi halal dengan lokasi terbanyak.

BPJPH menggandeng UPT Jaminan Produk Halal, pemerintah daerah, kementerian, kampus, pelaku usaha, pendamping halal, organisasi masyarakat, hingga lembaga keagamaan di 38 provinsi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mall Pakuwon Bekasi menjadi pusat kegiatan yang terhubung dengan ribuan titik sosialisasi dari Sabang hingga Merauke.

BPJPH Gaspol Sambut Wajib Halal 2026

Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan atau Babe Haikal menegaskan pemerintah terus mempercepat edukasi agar pelaku usaha siap menghadapi kebijakan Wajib Halal yang berlaku pada Oktober 2026.

Baca Juga :  Cak Imin, Pemutihan Tunggakan BPJS Kesehatan Rampung November 2025

“Sertifikasi halal adalah amanat undang-undang. Karena itu, negara hadir melalui edukasi dan pendampingan agar pelaku usaha siap memenuhi kewajiban tersebut,” kata Haikal, Minggu (14/6/2026).

Menurutnya, sertifikat halal tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan kualitas dan daya saing produk nasional.

Sertifikat Halal Buka Pasar Lebih Luas

Haikal menegaskan sertifikasi halal bukan beban, melainkan peluang besar bagi dunia usaha.

“Sertifikasi halal adalah peluang ekonomi. Produk halal lebih dipercaya konsumen dan memiliki pasar yang lebih luas,” tegasnya.

Ia menjelaskan industri halal global kini berkembang menjadi standar kualitas yang mencakup aspek keamanan, kebersihan, higienitas, hingga ketertelusuran produk.

Ekonomi Halal Makin Moncer

BPJPH mencatat sektor yang terhubung dengan rantai pasok halal menyumbang sekitar 27 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia sepanjang 2025.

Baca Juga :  Hutan Seukuran Kroasia Hilang: Belajar dari Kehancuran

Karena itu, pemerintah terus mempercepat sertifikasi halal untuk memperkuat UMKM, mendongkrak ekspor, dan menjadikan Indonesia sebagai pemain utama ekonomi halal dunia.

Pelaku Usaha Bisa Urus Sertifikat di Lokasi

BPJPH juga membuka layanan konsultasi dan pendaftaran sertifikasi halal di lokasi kegiatan.

Pelaku usaha dapat memperoleh informasi seputar produk wajib halal, mekanisme sertifikasi, layanan Jaminan Produk Halal (JPH), hingga konsultasi langsung dengan Pendamping Proses Produk Halal (P3H).

“Sosialisasi ini tidak hanya memberi informasi, tetapi juga menghadirkan solusi dan pendampingan bagi pelaku usaha,” ujar Haikal.

Melalui gerakan nasional ini, BPJPH berharap literasi halal masyarakat semakin meningkat, sertifikasi produk semakin cepat, dan ekosistem halal Indonesia semakin kuat serta mampu bersaing di pasar global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera
UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan
War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI
Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal
Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Diduga Terlibat Judi Online
Pemerintah Tegaskan Video Demo Besar di Indonesia Hoaks, Penyebar Diburu
PPATK: Judi Online Saat Piala Dunia 2026, Deposit Tembus Rp1,02 Triliun
Cara Daftar Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ini Syaratnya

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 07:32 WIB

MUI Kritik Maraknya OTT Korupsi, Sistem Dinilai Gagal Bikin Koruptor Jera

Kamis, 6 Agustus 2026 - 18:33 WIB

UNMA dan BNN Perkuat Kolaborasi Cegah Narkotika, Mahasiswa Didorong Jadi Agen Perubahan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:19 WIB

War Ticket Istana Merdeka Diserbu, 128.331 Orang Berebut Undangan HUT ke-81 RI

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:18 WIB

Praperadilan Febrie Adriansyah Disidangkan 18 Agustus, PN Jaksel Tunjuk Hakim Tunggal

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Kemensos Tangguhkan Bansos 1,49 Juta KPM Diduga Terlibat Judi Online

Berita Terbaru

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agu 2026 - 16:51 WIB

Tri Waluyo menerima audiensi Koalisi Santri Kota di DPRD DKI Jakarta. (Posnews/MR)

JABODETABEK

PKB DKI Dorong Perda Pesantren untuk 107 Pesantren Jakarta

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:43 WIB

Wamendag Dyah Roro Esti membuka Sanur Fashion Week 2026 di Denpasar, Bali. (Posnews/Kemendag)

EKBIS

Sanur Fashion Week 2026 Jadi Panggung Wastra Indonesia

Jumat, 7 Agu 2026 - 14:32 WIB