Donald Trump Umumkan Kesepakatan Damai Akhir Perang

Selasa, 16 Juni 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

AS kembali menyerang Iran, menewaskan empat orang dalam serangan yang mengenai pesta pernikahan, sementara Trump ancam balasan lebih besar dan harga minyak dunia melonjak. Dok: Istimewa.

WASHINGTON, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan pencapaian kesepakatan damai bersejarah dengan pemerintah Iran hari Minggu kemarin. Langkah besar ini mengakhiri konflik bersenjata tiga bulan yang telah melumpuhkan ekonomi global secara signifikan.

Sebab, kesepakatan penting tersebut akan segera membuka kembali pelayaran Selat Hormuz secara penuh hari Jumat nanti. Selain itu, militer Amerika Serikat juga menghentikan blokade pelabuhan laut Iran secara permanen sebagai timbal balik.

Pemerintah Pakistan selaku mediator utama mengonfirmasi kesepakatan damai ini melalui pernyataan resmi Perdana Menteri Shehbaz Sharif. Sementara itu, perwakilan kedua negara bersiap menandatangani dokumen perjanjian tersebut di Swiss pada hari Jumat mendatang.

Penurunan Harga Minyak Bumi dan Ketentuan Transisi

Akibatnya, harga minyak mentah dunia langsung merosot tajam hingga melebihi empat persen setelah pengumuman tersebut. Kebijakan ini mewajibkan Iran untuk menghentikan program pengembangan senjata nuklir secara permanen demi keamanan bersama.

Namun, Amerika Serikat baru akan mencairkan aset keuangan Iran senilai 25 miliar dolar AS secara bertahap. Pencairan aset tersebut bergantung penuh pada kepatuhan nyata para pemimpin Iran dalam menjaga komitmen di lapangan.

With demikian, kesepakatan darurat ini berfokus pada pemulihan ekonomi dan ketahanan energi global secepatnya. Tim teknis kedua negara akan melakukan negosiasi lanjutan selama 60 hari untuk mengatur pemusnahan uranium tersebut.

Ketegangan Militer di Lebanon dan Aksi Saling Protes

Di sisi lain, sengketa wilayah Lebanon sempat membayangi kelancaran proses negosiasi damai selama beberapa pekan terakhir. Trump bahkan melayangkan kritik keras terhadap serangan udara terbaru militer Israel ke pinggiran kota Beirut kemarin.

Baca Juga :  Timur Tengah Memanas: AS Kirim Lusinan Jet Tempur F-15E

Menurutnya, aksi militer tersebut berisiko merusak momentum emas perundingan damai yang sedang berjalan dengan Iran. Oleh karena itu, draf perdamaian akhir juga mewajibkan penghentian total operasi militer di semua front pertempuran.

Meskipun begitu, pemerintah Israel memilih bungkam dan menolak memberikan komentar resmi mengenai kesepakatan AS tersebut. Sebaliknya, kelompok garis keras di dalam negeri Iran meluncurkan aksi protes keras menentang kesepakatan damai ini.

Mereka menyuarakan kemarahan terhadap kebijakan luar negeri Abbas Araqchi di kota Mashhad pada Sabtu malam. Pada akhirnya, dunia kini menanti realisasi penandatanganan kesepakatan bersejarah ini demi mengakhiri badai perang energi.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Capcom matikan server Street Fighter V dan hentikan penjualan di PS Store dan Steam akibat masalah keamanan PHP. Simak ulasan perbaikan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Matikan Server dan Hentikan Penjualan Street Fighter V

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:41 WIB

Raffi Ahmad dan Willie Salim menghadiri Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat.

JABODETABEK

Mahasiswa Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda? Ini Faktanya

Sabtu, 31 Okt 2026 - 13:10 WIB