EVIAN-LES-BAINS, POSNEWS.CO.ID – Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pujian mengejutkan kepada para pemimpin Tiongkok dan Rusia. Ia menilai Presiden Xi Jinping dan Presiden Vladimir Putin bersikap netral selama masa Perang Iran berlangsung.
Trump menyampaikan pernyataan menarik tersebut dalam konferensi pers Konferensi Tingkat Tinggi G7 di Evian-les-Bains, Prancis. Ia merasa sangat bersyukur karena kedua pemimpin negara tersebut tidak memperkeruh situasi pertempuran di lapangan.
Apresiasi untuk Menahan Diri dari Pengiriman Senjata
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada Tiongkok, Presiden Xi,” ujar Trump di depan para jurnalis pada Rabu kemarin. Ia menilai Xi Jinping bersikap sangat netral selama konflik senjata tiga bulan itu berkecamuk.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya juga berterima kasih kepada Vladimir Putin karena ia bersikap sangat netral,” tambah Trump kemudian. Menurutnya, Rusia dan Tiongkok memiliki kapasitas besar untuk menyulitkan posisi militer Amerika Serikat saat perang berlangsung.
Namun, kedua raksasa dunia tersebut memilih menahan diri dari mengirimkan bantuan senjata berat ke Iran. Tiongkok bahkan menolak mengirimkan kapal minyak dengan kawalan kapal perusak untuk menembus blokade laut.
Sentilan Keras Trump terhadap Negara Sekutu
Langkah bersahabat dari Rusia dan Tiongkok ini tentu bertolak belakang dengan sikap para sekutu tradisional Amerika Serikat. Sebelum perundingan damai mulai, Trump meluapkan kemarahan besar kepada negara-negara sekutu dari Jepang hingga benua Eropa.
Sebab, mereka menolak mengirimkan bantuan militer untuk mengamankan jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Para sekutu juga membatasi penggunaan pangkalan udara mereka untuk meluncurkan serangan ke Iran.
Di sisi lain, Rusia dan Tiongkok sebenarnya memelihara hubungan diplomatik dan ekonomi yang sangat erat dengan pihak Tehran. Bahkan, pemerintah Tiongkok sempat mengecam keras agresi militer Washington sebagai pelanggaran kedaulatan wilayah Iran.
Analis keamanan juga menduga penyuling minyak independen asal Tiongkok terus membeli pasokan minyak mentah dari Iran. Mereka mengabaikan sanksi ekonomi sepihak Amerika Serikat demi mengamankan kebutuhan energi dalam negeri mereka.
Harapan dari Sikap Konsisten Tiongkok
Meskipun begitu, Trump menganggap Xi Jinping sangat membantu dalam merampungkan draf kesepakatan damai sementara ini. Juru bicara Kedutaan Besar Tiongkok di Washington segera merilis pernyataan tertulis untuk merespons komentar tersebut.
Ia menegaskan bahwa Tiongkok secara konsisten bekerja keras untuk menghentikan pertempuran dan mewujudkan perdamaian abadi. Sementara itu, pihak Kedutaan Besar Rusia memilih bungkam dan belum memberikan tanggapan resmi mengenai pujian Trump.
Penulis : Alifa Latifa
Editor : Alifa Latifa












