Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

Capital One mengungkapkan penutupan ratusan rekening milik Donald Trump pada 2021 terjadi akibat temuan indikasi pencucian uang, bukan alasan politik. Dok: (Ludovic MARIN/Pool Photo via AP)

ROMA, POSNEWS.CO.ID – Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menyerang balik Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada hari Sabtu kemarin. Meloni menyebut rentetan serangan sepihak dari Trump sebagai tindakan yang tidak masuk akal.

Perseteruan ini memicu keretakan hubungan diplomatik yang sangat pribadi antara kedua pemimpin sayap kanan itu. Sebelumnya, Meloni ingin memposisikan dirinya sebagai jembatan penghubung antara Washington dan benua Eropa.

Sengketa Klaim Foto Bersama di Evian

Trump awalnya mengklaim bahwa Meloni memohon untuk melakukan foto bersama pada KTT G7 di Prancis. Trump mengaku menerima ajakan foto itu hanya karena merasa kasihan kepada pemimpin perempuan Italia itu.

Meloni segera membantah keras klaim bohong itu dan menyebut cerita Trump sebagai karangan belaka. Namun, Trump justru melipatgandakan serangan lewat unggahan tulisan di akun media sosial Truth Social miliknya.

Tuntutan Pangkalan Udara dan Solidaritas NATO

Trump menuduh Meloni berusaha memperbaiki hubungan bilateral dengan Washington demi mendongkrak popularitas domestiknya yang merosot. Sebab, Italia sebelumnya menolak mendukung penuh aksi militer Amerika Serikat untuk menggempur wilayah kedaulatan Iran.

Trump juga menyentil keputusan Italia yang melarang penggunaan landasan pacu militer selama perang itu berkecamuk. Ia juga mengeluhkan pengeluaran besar Amerika Serikat untuk melindungi sekutu NATO yang malas membayar iuran.

Pembelaan Martabat dan Kedaulatan Italia

Meloni membalas sindiran tajam itu melalui pernyataan publik di akun media sosial Instagram miliknya. Ia menegaskan popularitas politiknya sama sekali tidak bergantung pada hubungan baik dengan presiden Amerika Serikat.

Baca Juga :  Jantung Ekonomi di Ujung Tanduk: Mengapa AS Menghindari Tangki Minyak di Pulau Kharg?

Meloni juga membela keputusan negaranya mengenai pembatasan penggunaan pangkalan militer asing di wilayah Italia. Ia menyatakan bahwa pemerintah Italia selalu menghormati setiap poin perjanjian yang sudah berlaku sejak lama.

“Kepopuleran saya bukan urusan Anda, saya menyarankan Anda fokus pada popularitas Anda sendiri,” tulis Meloni.

Serangan balik yang berani ini memicu kemarahan besar dari para pejabat tinggi pemerintahan di Roma. Menteri Luar Negeri Antonio Tajani mendadak membatalkan rencana kunjungan kerja resminya ke wilayah Amerika Serikat. Tajani menilai kata-kata kasar Trump telah menghina martabat seluruh rakyat dan pemerintah negara Italia.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman
PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit
Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru
Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk
Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant
Serangan Gunting di Covent Garden London Lukai 4 Orang
Prancis Melarang Panggilan Telemarketing Tanpa Izin Konsumen
Senat AS Konfirmasi Dr Erica Schwartz Sebagai Direktur CDC

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 11:07 WIB

Kelompok Houthi Melancarkan Serangan Rudal Maut di Yaman

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 09:01 WIB

PM Kanada Sebut Perundingan Dagang AS Makin Sengit

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Trump Terbitkan Perintah Eksekutif Baru

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Iran Ancam Serang Fasilitas Energi Teluk

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Berita Terbaru

GIGABYTE menaikkan harga kartu grafis di Jepang hingga 40 persen akibat lonjakan biaya produksi dan kelangkaan komponen memori AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:12 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB