Gubernur Pramono Anung Ajak Warga Jaga Jakarta, CFD Sudirman-Thamrin Tetap Digelar

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan CFD di Sudirman-Thamrin tetap digelar sebagai pesan bahwa Jakarta aman pasca-demo ricuh. (Dok-Kominfo DKI JKT)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan CFD di Sudirman-Thamrin tetap digelar sebagai pesan bahwa Jakarta aman pasca-demo ricuh. (Dok-Kominfo DKI JKT)

JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak masyarakat menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota pasca-aksi unjuk rasa. Ia menegaskan, tindakan anarkis hanya merugikan dan menghambat pembangunan bangsa.

Pramono menyampaikan imbauan itu di Balai Kota Jakarta, Sabtu (30/8/2025), usai bertemu pimpinan ormas dan tokoh agama. Pertemuan tersebut membahas kondisi terkini di berbagai daerah dan menyerukan semua pihak menahan diri.

“Apapun tindakan kekerasan anarkis di lapangan, pasti membawa dampak bagi pembangunan bangsa,” kata Pramono.

Gubernur juga meminta Dinas Kominfotik aktif menyosialisasikan gerakan “Jaga Jakarta”. Menurutnya, keamanan ibu kota adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga :  Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan

Pramono menegaskan siap berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Ia juga mendukung penuh arahan Presiden Prabowo Subianto, termasuk memperbaiki fasilitas publik yang rusak akibat aksi massa.

Ia juga menegaskan kegiatan car free day (CFD) di Jalan Sudirman–Thamrin tetap berlangsung pada Minggu (31/8/2025).

Menurutnya, keputusan ini menjadi pesan bahwa Jakarta aman dan aktivitas warga tetap berjalan normal.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“CFD tetap digelar selama tidak ada kejadian luar biasa. Ini untuk menunjukkan Jakarta aman-nyaman dan mari kita jaga bersama,” tegasnya.

Baca Juga :  Truk Tronton Terjun dari Tol Jakarta-Merak Timpa Mobil dan Motor, 5 Orang Terluka

Meski demo ricuh pada Jumat (29/8), pemerintah sudah membuka kembali jalan utama ibu kota. Pramono menegaskan kawasan DPR RI yang sempat ditutup kini bisa dilalui lancar.

“Pagi tadi saya lihat depan DPR masih dipalang. Saya minta segera dibuka. Alhamdulillah sekarang sudah lancar,” ujarnya.

Pramono menutup dengan ajakan agar semua pihak bersama-sama menjaga Jakarta. Ia menekankan, keamanan ibu kota dan terselenggaranya CFD adalah tanggung jawab bersama. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach
Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar
Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG
Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang
Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri
Beli Pulsa Berujung Maut, Pria di Cengkareng Tewas Disabet Clurit
Astronom Temukan Atmosfer pada Dunia Es Terpencil 2002 XV93
Bareskrim Tangkap Red Notice Interpol Kasus Scam Online Jaringan Kamboja

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:12 WIB

Cuaca Ekstrem di Jabodetabek, Siang Panas Sore Hujan Deras – Ini Kata BMKG

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:56 WIB

Banjir Belum Surut, 80 RT di Jakarta Masih Terendam Air – 3 Jalan Tergenang

Selasa, 5 Mei 2026 - 13:38 WIB

Anggota Polisi Dilarang Live Streaming Saat Dinas, Ini Penjelasan Polri

Berita Terbaru

Ilustrasi, Mencari keadilan dan kohesi sosial. Sidang umum perdana Komisi Kerajaan Australia resmi berjalan untuk menyelidiki lonjakan antisemitisme dan mengevaluasi celah keamanan nasional setelah tragedi penembakan Hanukkah di Bondi Beach. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengungkap Akar Kebencian Pasca-Tragedi Penembakan Bondi Beach

Selasa, 5 Mei 2026 - 15:39 WIB

Gagalnya kesepakatan damai. Afghanistan menuduh militer Pakistan meluncurkan serangan mematikan ke wilayah timur yang menargetkan fasilitas publik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afghanistan Tuduh Pakistan Serang Warga Sipil di Kunar

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:33 WIB