Prabowo Mengaku Tahu Aktor Demo Berbayar, Singgung Peserta Dibayar Rp200 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan di Gorontalo. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Puncak Pekan Nasional Petani dan Nelayan di Gorontalo. (Posnews/Setpres)

GORONTALO, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto melontarkan pernyataan tegas yang langsung menyita perhatian publik.

Di hadapan ribuan peserta Puncak Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan XVII di Gorontalo, Prabowo mengaku mengetahui pihak-pihak yang berada di balik sejumlah aksi demonstrasi yang belakangan terjadi di berbagai daerah, termasuk Jakarta.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan di Kabupaten Gorontalo, Rabu (24/6/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pidatonya, ia menyinggung adanya kelompok tertentu yang tidak menyukai kebijakan pemerintah dan diduga mendanai aksi demonstrasi.

Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo

Prabowo menegaskan dirinya memahami berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, ia mengaku tidak mudah terpengaruh oleh berbagai manuver yang terjadi di lapangan.

Baca Juga :  John Herdman Dipatok Target Tinggi PSSI, Garuda Bidik Ukir Sejarah di Piala Asia

“Saya kenal semua itu saudara-saudara. Mereka tidak suka sama Prabowo karena Prabowo mengerti rakyat. Hati-hati lho, saya kasih peringatan mereka itu. Saya tahu siapa yang bayar-bayar demo, saya tahu itu,” tegas Prabowo.

Pernyataan tersebut sontak menjadi sorotan karena disampaikan langsung oleh kepala negara di hadapan peserta kegiatan nasional yang dihadiri petani dan nelayan dari berbagai daerah.

Singgung Peserta Demo Dibayar Rp200 Ribu

Selain itu, Prabowo mengungkapkan bahwa tidak semua peserta demonstrasi memahami tuntutan yang mereka suarakan. Menurutnya, ada peserta yang mengikuti aksi hanya karena menerima bayaran.

Ia bahkan mencontohkan adanya peserta demonstrasi yang mengaku tidak mengetahui tujuan aksi yang diikutinya.

“Ditanya mau demo apa, tidak tahu. Ada yang bilang dibayar Rp200 ribu. Itu yang saya dengar,” ujarnya.

Pernyataan tersebut kembali memicu perdebatan publik terkait fenomena demonstrasi berbayar yang kerap menjadi isu dalam berbagai aksi massa.

Ajak Bangsa Tetap Kompak

Meski menyinggung aksi demonstrasi, Prabowo tetap mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan dan kekompakan.

Baca Juga :  Fleksibilitas Jam Kerja ASN DKI Jakarta Selama Ramadan 2026, Simak Aturan Lengkapnya

Ia mengibaratkan Indonesia sebagai sebuah tim besar yang sedang berjuang menghadapi berbagai tantangan global.

Karena itu, seluruh pihak harus memberikan dukungan dan bekerja sama demi kemajuan bangsa.

Menurut Prabowo, perbedaan pandangan merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, ia menekankan bahwa persatuan nasional harus tetap menjadi prioritas utama.

Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga kembali menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan sebagai tulang punggung ketahanan pangan nasional.

Pemerintah, kata dia, terus mendorong berbagai program strategis untuk memperkuat sektor pertanian dan perikanan agar mampu meningkatkan pendapatan masyarakat sekaligus memperkuat perekonomian nasional.

Pernyataan tegas Prabowo terkait dugaan pendanaan aksi demonstrasi pun diperkirakan akan menjadi perhatian publik dan memunculkan berbagai respons dari sejumlah pihak dalam beberapa waktu ke depan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PM Keir Starmer Janji Permudah Transisi Kekuasaan
Rusia Tuding Amerika Serikat Ingkar Janji
Marco Rubio Berjuang Redakan Kecemasan Sekutu
Kasus Firli Bahuri Mandek, IPW Desak Polda Metro Segera Beri Kepastian Hukum
Program SPPG Gegerkan Cilacap, Titik Diduga Fiktif di Tengah Hutan dan Kuburan
Donald Trump Sebut Iran Setujui Pengawasan Nuklir
Senat AS Loloskan Resolusi untuk Hentikan Perang Iran
Dua Perempuan Disekap 4 Hari di Hotel Kendari Diduga Dijual ke Pria Hidung Belang

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:24 WIB

PM Keir Starmer Janji Permudah Transisi Kekuasaan

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:17 WIB

Rusia Tuding Amerika Serikat Ingkar Janji

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:28 WIB

Prabowo Mengaku Tahu Aktor Demo Berbayar, Singgung Peserta Dibayar Rp200 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 13:13 WIB

Marco Rubio Berjuang Redakan Kecemasan Sekutu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:40 WIB

Kasus Firli Bahuri Mandek, IPW Desak Polda Metro Segera Beri Kepastian Hukum

Berita Terbaru

Ancaman nyata kepemimpinan Downing Street. Kemenangan Andy Burnham di daerah pemilihan Makerfield membuka jalan lebar untuk meluncurkan mosi penantangan terhadap PM Keir Starmer. Dok: (AP Photo/Kin Cheung)

INTERNASIONAL

PM Keir Starmer Janji Permudah Transisi Kekuasaan

Rabu, 24 Jun 2026 - 15:24 WIB

Retaknya kompromi Anchorage. Rusia menuduh Donald Trump melanggar kesepakatan puncak Alaska karena menghentikan mediasi damai demi fokus pada perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Tuding Amerika Serikat Ingkar Janji

Rabu, 24 Jun 2026 - 14:17 WIB

Misi penyeimbang di Teluk Arab. Menlu AS Marco Rubio menemui para pemimpin monarki Teluk untuk meredam kekhawatiran atas konsesi ekonomi Amerika Serikat kepada Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Berjuang Redakan Kecemasan Sekutu

Rabu, 24 Jun 2026 - 13:13 WIB