JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi heroik petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan berhasil menyelamatkan seorang bocah laki-laki berusia 3 tahun yang terperosok ke dalam lubang sedalam 3,7 meter di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.
Proses penyelamatan berlangsung dramatis hingga memakan waktu hampir tiga jam.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (27/6/2026) menjelang tengah malam di area proyek pembangunan taman.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Rekaman video evakuasi yang beredar di media sosial memperlihatkan petugas rescue bekerja tanpa henti.
Bahkan, alat berat turut dikerahkan untuk mempercepat penyelamatan sekaligus mencegah longsoran tanah yang dapat membahayakan korban.
Berdasarkan keterangan Command Center Damkar, bocah tersebut awalnya bermain di sekitar lokasi proyek.
Tanpa disadari orang tuanya, korban masuk melalui celah pembatas seng, kemudian berlari di area pekerjaan hingga akhirnya terjatuh ke dalam lubang.
Keluarga yang panik segera menghubungi petugas pemadam kebakaran pada pukul 00.02 WIB. Tim rescue langsung bergerak ke lokasi dan memulai operasi penyelamatan sekitar pukul 00.15 WIB.
Setelah berjibaku selama hampir tiga jam, petugas akhirnya berhasil mengangkat korban dari dasar lubang pada pukul 03.40 WIB.
Selanjutnya, keluarga membawa bocah tersebut ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta Pusat, untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.
Keberhasilan evakuasi ini menjadi bukti kesigapan personel Damkar Jakarta dalam menangani operasi penyelamatan berisiko tinggi.
Berkat koordinasi yang cepat dan peralatan rescue yang memadai, korban berhasil dievakuasi dengan selamat.
Damkar Imbau Orang Tua Tingkatkan Pengawasan
Petugas mengimbau masyarakat, terutama orang tua, agar mengawasi anak-anak saat bermain, khususnya di sekitar lokasi proyek pembangunan, galian, maupun area yang dipasang pembatas.
Pengelola proyek juga diminta memastikan seluruh area berbahaya dipagari dengan aman dan diberi rambu peringatan agar kejadian serupa tidak terulang. **
Editor : Hadwan












