KPK Tahan Bupati Sukoharjo, Dugaan Uang Setoran OPD Mengalir ke Rumah Pribadi

Sabtu, 11 Juli 2026 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. (Posnews/KPK)

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Bupati Sukoharjo Etik Suryani (ETS) memanfaatkan uang hasil pemerasan terhadap OPD untuk kepentingan pribadi.

Dana tersebut diduga mengalir untuk renovasi rumah dan pembelian mobil.

KPK menetapkan Etik sebagai tersangka bersama Kepala BPKAD Sukoharjo Richard Tri Handoko (RTH) dan Kepala Bagian Umum Setda Sukoharjo Tri Mulyo (TRM).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyidik juga menahan ketiganya pada Sabtu (11/7/2026) dini hari.

Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik Husein, mengatakan penyidik menemukan dugaan penggunaan uang setoran OPD untuk membiayai renovasi rumah pribadi Etik.

Baca Juga :  Insentif Guru Honorer Naik Rp400 Ribu per Bulan, Mendikdasmen Pastikan Cair Mulai 2026

Selain itu, penyidik menduga sebagian dana juga digunakan untuk membeli Toyota Innova. KPK kini menelusuri aset tersebut sebagai bagian dari proses asset recovery.

KPK Ungkap Setoran Rutin Rp840 Juta

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, mengungkap Etik diduga menerima setoran rutin OPD sebesar Rp840 juta yang dikumpulkan Tri Mulyo sepanjang 2024–2026.

Rinciannya, Etik diduga menerima Rp245 juta pada 2024, Rp350 juta pada 2025, dan Rp245 juta pada 2026.

Sementara itu, Richard Tri Handoko diduga menghimpun sekitar Rp1,2 miliar dari setoran OPD selama 2022–2024.

Menurut KPK, penyidik menduga Etik menggunakan sebagian uang tersebut untuk kepentingan pribadi.

KPK Sita Aset Rp21,2 Miliar

Dalam perkara ini, KPK menyita barang bukti berupa uang tunai, valuta asing, logam mulia, serta aset lain dengan nilai total sekitar Rp21,2 miliar.

Baca Juga :  Indonesia Kini Mandiri Atasi Bencana Sumatera, Menhan Sjafrie: Tak Perlu Bantuan Asing

Penyitaan dilakukan setelah operasi tangkap tangan (OTT) pada Kamis (9/7/2026) yang turut mengamankan 18 orang.

Dugaan Pemerasan Berkedok Insentif Pajak

KPK menduga praktik pemerasan berlangsung melalui mekanisme pembayaran insentif pemungutan pajak dan retribusi daerah.

Penyidik menduga Etik memanfaatkan surat keputusan (SK) bupati sebagai dasar untuk meminta setoran dari pegawai.

Penyidik juga menduga Etik memerintahkan Richard Tri Handoko mengumpulkan sekitar 40 persen dari insentif yang diterima pegawai BPKAD.

Menurut KPK, pola tersebut diduga melanjutkan praktik yang telah berlangsung pada masa pemerintahan sebelumnya.

Penyidik masih terus mendalami aliran dana, penggunaan uang hasil dugaan pemerasan, serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang
Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra
Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang
BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu
KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas
Anwar Abbas Minta Kasus Abah Setu Tetap Diproses Polisi
8 Orang Hilang di Anak Krakatau, SAR Belum Temukan Titik Terang
KPK Geledah Rumah Polisi Yayat Sudrajat, Usut Fee Rp16 Miliar

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 15:53 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Kecelakaan di Laut Jawa, 140 Orang Masih Hilang

Sabtu, 12 September 2026 - 06:31 WIB

Gempa M5,9 Guncang DKI Jakarta, Getaran Terasa hingga Jawa dan Sumatra

Jumat, 11 September 2026 - 17:24 WIB

Jaket Pelampung Ditemukan di Laut, Ternyata Bukan Milik Jurnalis Hilang

Jumat, 11 September 2026 - 09:32 WIB

BMKG Ungkap Banyak Sensor Gempa Hilang, Peringatan Dini Bisa Terganggu

Jumat, 11 September 2026 - 09:21 WIB

KemenHAM Desak Penembakan 3 ASN Jayawijaya Diusut Tuntas

Berita Terbaru

 Xbox resmi menerbitkan game action espionage PHYSINT karya Hideo Kojima setelah PlayStation membatalkan kerja sama. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xbox Resmi Ambil Alih Penerbitan Game PHYSINT

Minggu, 13 Sep 2026 - 15:43 WIB

 Kelangkaan komponen optical drive mengancam ketersediaan disc drive eksternal pada konsol masa depan Sony dan Microsoft. Simak dampak krisis pasokan media fisik ini. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Kelangkaan Komponen Optical Drive Ancam Masa Depan

Minggu, 13 Sep 2026 - 14:30 WIB

Peluncuran konsol retro NEOGEO AES+ ditunda hingga September 2027. Keterbatasan komponen dan tingginya pemesanan awal menjadi alasan utama penundaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Minggu, 13 Sep 2026 - 13:30 WIB