Cetak Uang Palsu di Kontrakan, Pria di Tangerang Dicokok Saat Hendak Bertransaksi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku di borgol. (Posnews/Pixels)

Ilustrasi, pelaku di borgol. (Posnews/Pixels)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Polisi membongkar praktik pembuatan dan peredaran uang palsu di Tangerang setelah menangkap pria berinisial WW (32).

Pelaku diduga mencetak sendiri uang palsu di sebuah kontrakan sebelum mengedarkannya ke masyarakat.

Polisi menangkap WW di Jalan Raya Pakuhaji, Kampung Bebulak Dato, Kabupaten Tangerang, saat pelaku diduga hendak bertransaksi menggunakan uang palsu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolsek Pakuhaji AKP Prapto Lasono mengatakan pengungkapan kasus bermula dari laporan warga terkait dugaan peredaran uang palsu di wilayah Pakuhaji.

“Tim Opsnal langsung menyelidiki laporan tersebut. Saat memeriksa pelaku, kami menemukan puluhan lembar uang palsu pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu yang siap diedarkan,” kata Prapto, Senin (13/7/2026).

Baca Juga :  Renovasi Berujung Petaka, Rumah Roboh 2 Warga Tertimbun Puing

Polisi Bongkar Tempat Produksi

Dari hasil pemeriksaan, WW mengaku masih menyimpan uang palsu dan peralatan produksi di sebuah kontrakan di kawasan Jelupang, Serpong Utara.

Polisi kemudian menggerebek lokasi tersebut dan menyita 1.001 lembar uang palsu dengan nilai sekitar Rp68,57 juta, terdiri dari pecahan Rp100 ribu, Rp50 ribu, dan Rp20 ribu.

Penyidik juga mengamankan lembar uang setengah jadi, tinta UV, stempel, lem semprot, pylox bening, cutter, senter UV, kuas, lakban, serta berbagai peralatan lain yang diduga digunakan untuk memproduksi uang palsu.

Polisi Buru Pemasok

WW mengaku memperoleh bahan dasar uang palsu dari seseorang yang dikenalnya dengan nama “God Hand” yang diduga berasal dari Bandung.

Baca Juga :  Empat Pelaku Curanmor di Jakarta Utara Ditangkap, Viral di Media Sosial

Pelaku kemudian menyelesaikan sendiri proses produksi, mulai dari pemasangan pita pengaman hingga membuat efek hologram agar menyerupai uang asli.

Polisi menduga pelaku telah menjalankan aksinya sejak 2025. Penyidik kini memburu pemasok bahan baku sekaligus menelusuri kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Raden Muhammad Jauhari mengimbau masyarakat menerapkan metode 3D (Dilihat, Diraba, dan Diterawang) saat menerima uang tunai serta segera melapor ke polisi atau Call Center 110 jika menemukan uang palsu.

Penyidik menjerat WW dengan Pasal 374 dan Pasal 375 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Pelaku terancam 10 tahun penjara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Polisi Gadungan, Komplotan Curi 3 Motor di Kos Jakarta Barat
Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya
Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?
Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali
Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika
Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi
Ribuan Personel Amankan Demo Jakarta, Pangdam dan Kapolda Beri Pesan Tegas
Kematian Bharatu Valdo Sisakan Pertanyaan, Pengacara Minta Penyidikan Dibuka Terang

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:32 WIB

Tampak Seperti Game Gacha, Boxkia Diduga Sarana Judi Online, Begini Modusnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Rp9 Miliar Ditemukan di Kasus Pabrik Tramadol Ilegal, Siapa Pemiliknya?

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Bareskrim Tetapkan PT DSI Tersangka Korporasi, Dana Rp2,47 Triliun Belum Kembali

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:05 WIB

Bharatu Valdo Tewas di Markas Polairud, Ini Perkembangan Kasus Bharada Andika

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:32 WIB

Mengapa Motif Penembakan Bharatu Valdo Belum Diungkap? Ini Penjelasan Polisi

Berita Terbaru

Rusia membebaskan pensiunan guru asal AS Stephen Hubbard usai negosiasi Presiden Vladimir Putin dan utusan AS Steve Witkoff. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Rusia Bebaskan Guru Asal AS Stephen Hubbard

Jumat, 23 Okt 2026 - 08:20 WIB

Presiden Prancis Emmanuel Macron mengecam klaim bohong Donald Trump dan manipulasi gambar AI terkait kerusuhan Paris. Simak ulasan lengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Macron Kecam Narasi Pemimpin Asing Atas Kerusuhan Prancis

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:18 WIB