Psikolog Forensik Soroti Kasus Febrie Adriansyah, Minta Polri Perjelas Konstruksi Perkara

Senin, 13 Juli 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lambang Polri. (Posnews/Polri)

Lambang Polri. (Posnews/Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Ahli psikologi forensik Reza Indragiri Amriel mengapresiasi langkah Kortas Tipidkor Polri yang menetapkan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka.

Namun, ia menilai Polri masih perlu menjelaskan konstruksi perkara secara utuh agar tidak memunculkan spekulasi di tengah masyarakat.

Reza mengatakan publik berhak mengetahui bagaimana penyidik mengaitkan dugaan keterlibatan FA dalam tiga perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), termasuk asal-usul barang bukti yang disita.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, penyidik perlu memaparkan peran FA pada setiap perkara, keterkaitan barang bukti dengan masing-masing kasus, serta dasar hukum yang digunakan dalam menetapkan tersangka.

Baca Juga :  Demo Anarkis, Polri Tetapkan 959 Tersangka Termasuk Anak-Anak dan Pelajar

Apresiasi Kinerja Polri

Reza mengaku mengapresiasi langkah Polri dan memilih berasumsi bahwa penanganan perkara tersebut murni merupakan upaya penegakan hukum.

Meski demikian, ia menilai Polri masih memiliki pekerjaan rumah untuk memperkuat kepercayaan publik melalui keterbukaan proses penyidikan dan penyampaian konstruksi perkara secara komprehensif.

Soroti Rekam Jejak Kortas Tipidkor

Reza menelusuri situs resmi Kortas Tipidkor Polri dan menilai informasi penanganan perkara di dalamnya belum banyak diperbarui.

Ia mempertanyakan mengapa publik belum banyak melihat pengungkapan perkara korupsi besar oleh Kortas Tipidkor dalam beberapa waktu terakhir, sementara lembaga penegak hukum lain menangani sejumlah kasus besar.

Menurut Reza, rekam jejak penanganan perkara akan menjadi salah satu ukuran publik dalam menilai konsistensi pemberantasan korupsi.

Baca Juga :  Pigai Kerahkan Seluruh Jajaran KemenHAM Hadapi Dampak El Nino dan Karhutla

Minta Penegakan Hukum Konsisten

Selain itu, Reza juga mempertanyakan jeda waktu antara dugaan pemantauan terhadap FA dan penetapan status tersangka.

Menurutnya, penegakan hukum yang cepat dapat memberikan efek jera sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat.

Ia menegaskan Polri harus menindak seluruh kasus korupsi besar secara konsisten tanpa membedakan jabatan atau latar belakang pelaku agar mendapat kepercayaan publik.

(Salah satu kasus yang menonjol adalah mantan Ketua KPK Firli Bahuri yang sudah 2 tahun lebih jadi tersangka hingga kini tidak jelas kasusnya ?).

Reza menambahkan, tantangan terbesar Polri saat ini bukan hanya mengungkap perkara, tetapi juga membuktikan bahwa seluruh proses berjalan secara profesional, transparan, dan semata-mata untuk kepentingan penegakan hukum. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya
Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab
Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September
Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung
Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa
Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi
Menaker Yassierli Dorong Santunan BPJS Ketenagakerjaan Jadi Modal Usaha
BEM UI Demo di Bundaran HI, Polisi Ingatkan Massa Jaga Kepentingan Warga

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 08:45 WIB

Korban Gempa Flores Dapat Bantuan Rumah hingga Rp30 Juta, Ini Syaratnya

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:58 WIB

Pigai Ingin HAM Jadi Pelajaran Wajib, Bukan Sekadar Bab

Rabu, 19 Agustus 2026 - 07:18 WIB

Kabar Gembira Driver Ojol, Perpres Perlindungan Ditargetkan Terbit Awal September

Rabu, 19 Agustus 2026 - 06:46 WIB

Uang PT BKS Mengalir ke Bebizie, KPK: Bukan Bayaran Manggung

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:43 WIB

Jelang Demo BEM UI, 21 Orang Diciduk Bawa Molotov dan Petasan Bukan Mahasiswa

Berita Terbaru

Xiaomi resmi meluncurkan Mijia Refrigerator Pro 600L Cross-Door Automatic Ice Maker di Tiongkok. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Xiaomi Rilis Kulkas Mijia Pro 600L dengan Ice Maker

Rabu, 19 Agu 2026 - 11:07 WIB

Ugreen resmi mengumumkan penjualan charger Nexode Pro 100W four-port GaN di pasar Inggris, dilengkapi layar TFT dan dukungan pengisian cepat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ugreen Rilis Charger Nexode Pro 100W Four-Port GaN

Rabu, 19 Agu 2026 - 10:54 WIB

Samsung dikabarkan bakal semakin agresif di pasar hape layar lipat tahun depan, dengan rencana menghadirkan lima model foldable sekaligus pada 2027. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Dikabarkan Rilis Lima Hape Layar Lipat Sekaligus

Rabu, 19 Agu 2026 - 09:48 WIB

HMD dikabarkan tengah mengembangkan featured phone lipat bernama HMD 2760 Flip 4G, terinspirasi Nokia 2760 Flip. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HMD 2760 Flip 4G Bocor, Ponsel Lipat Nostalgia dengan Android

Rabu, 19 Agu 2026 - 08:38 WIB