Kapal Tenggelam di Selayar, 55 Penumpang Selamat, 24 Masih Hilang

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, kapal tenggelam. (PIxabay)

Ilustrasi, kapal tenggelam. (PIxabay)

MAKASSAR, POSNEWS.CO.ID – Operasi pencarian korban KM Nurul Salsa terus berlangsung setelah kapal tersebut tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Basarnas mengungkap fakta baru bahwa kapal mengangkut 74 orang, jauh lebih banyak dari laporan awal yang menyebut hanya 50 penumpang.

Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar mengatakan perubahan data itu diperoleh setelah tim SAR melakukan verifikasi kepada pihak terkait.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Laporan awal kepada kami ada 50 orang. Namun setelah dikonfirmasi ternyata ada 74 orang penumpang,” kata Arif, Kamis (16/7/2026).

Mesin Mati, Kapal Tenggelam di Tengah Laut

Arif menjelaskan KM Nurul Salsa berlayar dari Pulau Jampea menuju Pelabuhan Benteng Selayar pada Rabu (15/7/2026) sekitar pukul 05.00 WITA.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Sigit Dianggap Jimat Ketertiban oleh Ketua PBNU, Ini Alasannya

Di tengah pelayaran, mesin kapal mengalami gangguan saat berada di perairan barat Pulau Polassi, sekitar 43 mil laut dari Pelabuhan Benteng Selayar. Kapal kemudian kehilangan kendali dan akhirnya tenggelam.

“Kapal mengalami gangguan mesin di tengah perjalanan pada posisi perairan barat Pulau Polassi,” ujarnya.

55 Orang Selamat, Satu Meninggal, 24 Masih Dicari

Tim SAR gabungan bersama kapal-kapal di sekitar lokasi langsung melakukan penyelamatan.

KM Harapan Kita yang berangkat dari Pulau Jampea berhasil menemukan dan mengevakuasi 49 orang pada Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 04.00 WITA.

Selain itu, kapal nelayan yang melintas menyelamatkan enam penumpang dan membawa mereka ke Pulau Polassi.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 55 orang berhasil selamat, satu orang meninggal dunia, sedangkan 24 orang lainnya masih dalam pencarian.

“Saat ini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap 24 orang yang belum ditemukan dengan total penumpang dan awak kapal sebanyak 74 orang,” ujar Arif.

Baca Juga :  Korban Sempat Berteriak Stop, Sudah! Pria di Batam Tewas 25 Luka Tusukan

Basarnas Kerahkan Operasi SAR Maksimal

Basarnas bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, nelayan, dan unsur SAR lainnya terus menyisir lokasi tenggelamnya kapal dengan memaksimalkan seluruh sumber daya yang tersedia.

Namun, Arif menegaskan data korban masih bersifat sementara karena tim SAR masih mencocokkan manifest penumpang dengan laporan dari keluarga korban.

“Data korban ini masih belum valid karena tim SAR gabungan masih menunggu informasi dari pihak keluarga.

Mudah-mudahan tidak ada lagi laporan tambahan penumpang yang berada di KM Nurul Salsa,” katanya.

Basarnas mengimbau keluarga penumpang segera melapor kepada posko SAR apabila memiliki informasi terkait identitas korban.

Langkah ini diperlukan untuk mempercepat proses pendataan sekaligus membantu tim SAR memastikan jumlah korban secara akurat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ngeri! Tepergok Curi HP, Maling di Salatiga Tewas Diamuk Warga Usai Duel Maut
Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air
Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 06:17 WIB

Banjir 50 Cm Lumpuhkan Jalan Raya Cibaduyut, Puluhan Kendaraan Mogok Disapu Air

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan

Berita Terbaru

Hakim federal menolak permintaan Pemerintahan Trump untuk menghentikan penghitungan 20 ribu surat suara di California.  Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Okt 2026 - 12:42 WIB

Menhan AS Pete Hegseth memecat perencana militer utama Pentagon Letjen Brett Sylvia. Simak kaitannya dengan rencana serangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Okt 2026 - 11:39 WIB

Ilustrasi, Biaya Perang Iran melonjak hingga 47,1 miliar Dolar AS. Simak rincian pengeluaran amunisi Pentagon dan dampaknya pada Pemilu. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Okt 2026 - 09:42 WIB

Tabrakan kereta cepat RENFE dan IRYO di Toledo Spanyol menewaskan 68 orang. Simak kronologi kegagalan sinyal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Jumat, 30 Okt 2026 - 08:40 WIB