Gudang Amunisi Puspalad Madiun Diduga Meledak, Prajurit TNI Dievakuasi

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung RSUD Caruban, Madiun tempat korban luka di rawat. (Posnews/RSUD Caruban)

Gedung RSUD Caruban, Madiun tempat korban luka di rawat. (Posnews/RSUD Caruban)

MADIUN, POSNEWS.CO.ID – Sebuah ledakan hebat diduga mengguncang Gudang Pusat Munisi II Pusat Peralatan Angkatan Darat (Puspalad) di Jalan Raya Madiun–Surabaya, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, Kamis (16/7/2026).

Dentuman keras yang terdengar hingga ke sekitar lokasi memicu kepanikan warga dan mengundang perhatian aparat keamanan.

Informasi sementara menyebutkan ledakan tersebut mengakibatkan sejumlah prajurit TNI mengalami luka-luka.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Petugas segera mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.

Baca Juga :  Prakiraan Cuaca BMKG, Jabodetabek dan Sejumlah Daerah Indonesia Diguyur Hujan

Korban Dievakuasi ke RSUD Caruban

Pantauan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Caruban menunjukkan sejumlah anggota TNI telah menjalani perawatan.

Beberapa personel TNI juga tampak berjaga di area rumah sakit.

Hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai jumlah korban maupun tingkat keparahan luka yang dialami para prajurit.

TNI Masih Verifikasi Penyebab Ledakan

Kabidpenum Pusat Penerangan TNI Kolonel Laut Agung Saptoadi mengatakan pihaknya masih mengumpulkan informasi terkait insiden tersebut.

“Saya cek dulu, Pak,” ujar Agung saat dikonfirmasi.

TNI hingga kini belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai penyebab ledakan maupun kondisi terkini di Gudang Pusat Munisi II Puspalad.

Baca Juga :  KPK Bongkar Skandal Kuota Haji 2024, Dokumen Rahasia Disita

Lokasi Dijaga Ketat

Sejumlah aparat TNI dilaporkan langsung mengamankan area gudang untuk mencegah masyarakat mendekati lokasi kejadian.

Langkah tersebut dilakukan demi menjaga keselamatan sekaligus memudahkan proses penanganan dan penyelidikan awal.

Pihak berwenang diperkirakan segera melakukan investigasi guna mengungkap penyebab ledakan, memastikan kondisi gudang amunisi, serta mendata jumlah korban secara menyeluruh.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai ada atau tidaknya korban jiwa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia
Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir
8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla
Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang
Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk
Prostitusi Online WNA di Bali Bertarif Rp13,7 Juta, WNA Ghana Kehabisan Uang
Kasus Ponpes Hamalatul Quran, Kasat Reskrim, Kanit Pidum dan Kanit PPA-PPO Diganti
Polri Tunjuk AKBP Indra Maulana Saputra Jadi Kapolres Sukoharjo

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 09:33 WIB

Maulid Berujung Bentrokan di Pidie, Satu Warga Meninggal Dunia

Kamis, 5 November 2026 - 05:42 WIB

Tragedi Komariyah di Indramayu, Berawal dari Memperbaiki Penangkal Petir

Rabu, 4 November 2026 - 17:38 WIB

8 Personel di Helikopter Mi-17V5, Satu Tewas Saat Misi Padamkan Karhutla

Rabu, 4 November 2026 - 07:52 WIB

Jaringan Endorser Judi Online ala MLM Terbongkar di Semarang

Selasa, 3 November 2026 - 19:53 WIB

Istri Pengacara Dirampok di Indramayu, Mobil Terbakar dan 2 Terduga Pelaku Diciduk

Berita Terbaru

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menggunakan helikopter water bombing.

NASIONAL

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:04 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Posnews/Gerindra)

NASIONAL

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:55 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan membahas pengamanan hakim dan pengadilan. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:44 WIB

PP Polri mendukung Kapolri Suyudi menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan dua pejabat Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:13 WIB