BADUNG, POSNEWS.CO.ID – Malam pesta di sebuah bar kawasan wisata Canggu, Bali, mendadak berubah menjadi arena berdarah.
Seorang pengusaha asal Jakarta berinisial HSH (49) tiba-tiba mengeluarkan senjata api dan melepaskan tembakan setelah terlibat cekcok dengan pengunjung.
Aksi brutal itu melukai seorang sekuriti dan warga negara asing (WNA) di sebuah bar kawasan Jalan Pantai Berawa, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (17/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Polisi akhirnya menangkap HSH. Petugas kemudian menggiringnya ke ruang penyidik Satreskrim Polres Badung sebelum menggelar konferensi pers pada Senin (20/7/2026) sore.
HSH tampak tertunduk saat mengenakan baju tahanan berwarna oranye. Pengusaha berusia 49 tahun itu memilih bungkam saat petugas membawanya menuju ruang pemeriksaan.
Cekcok di Sofa Berujung Letusan Senjata
Kasat Reskrim Polres Badung AKP Azarul Ahmad mengungkap kronologi penembakan tersebut.
Peristiwa bermula ketika HSH terlibat cekcok dengan salah satu pengunjung di area sofa tempat pertunjukan musik.
Perselisihan itu kemudian memanas. Dalam kondisi emosi, HSH terpancing hingga terlibat perkelahian fisik.
“Pada saat di TKP, tersangka ini terlibat cekcok dengan satu orang pengunjung. Kemudian saat cekcok, tersangka ini terpancing emosinya, tersulut, sehingga yang bersangkutan ini mengeluarkan senjata,” ujar Azarul.
Setelah mengeluarkan senjata api, HSH melepaskan tembakan. Akibatnya, seorang sekuriti dan seorang WNA mengalami luka.
Polisi kemudian bergerak untuk mengungkap identitas pelaku dan memburu HSH hingga akhirnya menangkapnya.
Tes Urine HSH Positif Tiga Zat
Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan HSH mengaku emosi karena berada di bawah pengaruh alkohol saat kejadian.
Namun, hasil pemeriksaan polisi mengungkap fakta lain. Penyidik juga melakukan tes urine terhadap HSH.
Hasilnya, urine HSH positif mengandung THC, MDMA, dan amfetamin.
“Motifnya tersangka dalam keadaan emosi dan dalam pengaruh alkohol. Terhadap tersangka juga sudah kita lakukan tes urine dengan hasil positif THC, MDMA, dan amfetamin,” kata Joseph dalam konferensi pers di Mapolres Badung.
Dengan demikian, polisi kini mendalami lebih lanjut kondisi HSH saat menembakkan senjata di tengah keramaian.
Penyidik juga terus mengusut rangkaian kejadian, termasuk penggunaan senjata api dan dampak tembakan yang melukai dua korban.
Kasus penembakan di bar kawasan Canggu itu kini ditangani Satreskrim Polres Badung. Polisi masih mendalami seluruh fakta untuk melengkapi proses hukum terhadap HSH. **
Editor : Hadwan













