Antrean Ketapang Mengular 15 Km, ASDP Kerahkan Puluhan Kapal

Sabtu, 5 September 2026 - 07:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Antrean kendaraan mengular menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Posnews/ASDP)

Antrean kendaraan mengular menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi. (Posnews/ASDP)

BANYUWANGI, POSNEWS.CO.ID – Jalur menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, kembali dipenuhi kendaraan.

Antrean penyeberangan menuju Bali bahkan mengular hingga sekitar 15 kilometer dan mengganggu mobilitas masyarakat serta distribusi logistik.

Kondisi ini berlangsung lebih dari sepekan. Lonjakan kendaraan logistik menjadi salah satu pemicunya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) pun meminta maaf kepada pengguna jasa yang harus menghadapi perjalanan lebih lama.

Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan pihaknya memahami kepadatan tersebut menimbulkan ketidaknyamanan, terutama bagi masyarakat dan pelaku usaha logistik yang membutuhkan kepastian waktu.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan tambahan waktu perjalanan yang dialami pengguna jasa,” ujar Heru, Jumat (4/9/2026).

Kendaraan Logistik Naik 16 Persen

Menurut Heru, lonjakan kendaraan logistik menjadi salah satu penyebab utama antrean.

Volume kendaraan logistik tercatat meningkat sekitar 16 persen dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya. Pada saat yang sama, kapasitas dermaga juga sedang disesuaikan.

Satu pasang dermaga di Ketapang dan Gilimanuk sementara tidak beroperasi karena menjalani peningkatan kapasitas hingga 50 ton.

Pekerjaan tersebut menjadi bagian dari penguatan infrastruktur untuk menghadapi kebutuhan angkutan Natal dan Tahun Baru serta Idul Fitri 2027.

Baca Juga :  Ledakan Dahsyat Hancurkan Rumah di Situbondo, 1 Tewas dan 7 Luka Parah

Akibat kombinasi tingginya volume kendaraan dan berkurangnya kapasitas operasi sementara, antrean pun semakin panjang.

Puluhan Kapal Dikerahkan

ASDP tidak tinggal diam. Perusahaan mengoptimalkan kapal berkapasitas besar untuk mempercepat arus kendaraan di lintasan Ketapang–Gilimanuk.

Sebanyak 24 kapal berkapasitas besar dioperasikan dengan pola Tiba-Bongkar-Berangkat (TBB).

Enam kapal di antaranya menggunakan pola tersebut untuk mempercepat proses bongkar muat dan memangkas waktu kapal berada di dermaga.

Dalam laporan lain pada 3–4 September, total armada yang dikerahkan disebut mencapai 25 kapal, termasuk kapal perbantuan.

Tiga kapal juga ditambahkan dengan skema TBB untuk mempercepat penguraian antrean.

Skema TBB membuat kapal tidak berlama-lama di dermaga. Setelah tiba dan menurunkan kendaraan, kapal segera bersiap kembali berangkat.

Dengan begitu, rotasi kapal dapat berlangsung lebih cepat dan kapasitas layanan meningkat.

Truk Logistik Jadi Perhatian

Penumpukan kendaraan tidak hanya menjadi persoalan bagi wisatawan atau pengguna kendaraan pribadi.

Truk-truk logistik yang tertahan juga berpotensi menghambat distribusi barang antarpulau.

Karena itu, ASDP bersama kepolisian, regulator, dan pemangku kepentingan terus mengatur arus kendaraan di jalur menuju pelabuhan.

General Manager ASDP Cabang Ketapang Media Syahrianto mengatakan koordinasi dilakukan untuk mengendalikan kendaraan, khususnya truk logistik, sekaligus mempercepat penguraian antrean.

ASDP juga memastikan pengguna jasa yang sudah memiliki tiket tetap akan dilayani sesuai ketentuan. Namun, masyarakat diminta mengantisipasi tambahan waktu perjalanan.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Toko Emas di Kampar, Ratusan Gram Emas Diduga Berasal dari PETI

Tiket Tetap Berlaku

Kepadatan tidak berarti tiket yang sudah dibeli otomatis hangus.

ASDP memastikan tiket pengguna jasa tetap dilayani. Meski demikian, waktu perjalanan dapat lebih panjang dari kondisi normal sehingga masyarakat perlu mengatur ulang jadwal keberangkatan.

Pengguna jasa juga diminta mengikuti arahan petugas, tidak menyerobot antrean, dan menjaga kondisi kendaraan selama menunggu.

Heru menegaskan optimalisasi kapasitas akan terus dilakukan. Namun, langkah tersebut tetap harus berjalan seiring dengan keselamatan pelayaran.

“Keselamatan tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.

Kesabaran Jadi Kunci

Antrean sepanjang belasan kilometer tentu menguras tenaga dan waktu. Bagi sopir truk, keterlambatan berarti bertambahnya waktu perjalanan. Bagi masyarakat, kondisi tersebut dapat mengacaukan jadwal aktivitas.

Karena itu, pengguna jalan perlu bersabar dan tidak mengambil jalur berbahaya demi menghindari antrean.

Di sisi lain, penanganan kemacetan membutuhkan kerja bersama. ASDP, regulator, kepolisian, operator kapal, hingga pengguna jasa harus bergerak dalam satu irama.

Sebab, pelabuhan Ketapang bukan sekadar pintu penyeberangan. Jalur ini menjadi salah satu urat nadi konektivitas Jawa–Bali dan memiliki peran penting dalam pergerakan masyarakat serta distribusi barang.

ASDP pun terus memperkuat koordinasi untuk memastikan antrean berangsur terurai tanpa mengorbankan keselamatan.

Ketika antrean belum sepenuhnya reda, kesabaran menjadi bagian penting dari perjalanan.

Namun, bagi ASDP, tantangannya jelas: membuat arus kendaraan kembali bergerak tanpa mengabaikan keselamatan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Diduga Matikan AIS Selama 3 Hari, 1,16 Ton Ketamin Disita di Sumut
Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta
Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi
Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo
Tubuh Penuh Luka Tusuk, Muhammad Imran Tewas di Parit Kebun Sawit
Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami
Petaka Pasar Malam Lombok Utara, SPG 20 Tahun Tewas Terjatuh dari Kora-Kora
Perjalanan Keluarga di Magelang Berakhir Maut, Ayah Ibu dan Anak Tewas

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Demi Anak Masuk Sekolah Kedinasan, Ayah 69 Tahun Kehilangan Rp150 Juta

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:15 WIB

Demi Menyelamatkan Ibu, Anak Ini Berjalan 2 Kilometer ke Kantor Polisi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 06:06 WIB

Subsidi Gas Diduga Diselewengkan, Bareskrim Bongkar Gudang LPG di Sidoarjo

Jumat, 23 Oktober 2026 - 05:59 WIB

Tubuh Penuh Luka Tusuk, Muhammad Imran Tewas di Parit Kebun Sawit

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:45 WIB

Belum Sebulan Menikah, Perempuan 18 Tahun di Takalar Kritis Diduga Ditikam Suami

Berita Terbaru

Attack Shark resmi merilis mouse gaming R5 Turbo dari bahan carbon fiber berbobot 43 gram dengan sensor PixArt 60.000 DPI dan polling rate 8.000 Hz. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Attack Shark Rilis Mouse Gaming Carbon Fiber R5 Turbo

Jumat, 23 Okt 2026 - 15:58 WIB

Nintendo meluncurkan revisi Switch 2 di Eropa dengan baterai mudah lepas. Simak pembongkaran komponen layar LCD, motherboard, dan RAM. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nintendo Rilis Switch 2 di Eropa dengan Baterai Mudah Lepas

Jumat, 23 Okt 2026 - 14:56 WIB

Square Enix mengonfirmasi Hard Mode pada Final Fantasy VII Revelation langsung terbuka sejak awal permainan dengan mekanisme baru. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Pengembang Final Fantasy VII Pastikan Hard Mode Terbuka

Jumat, 23 Okt 2026 - 13:42 WIB