Hakim Hukum Robert Bush 20 Tahun Penjara Akibat Penipuan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Skandal kelam industri pemakaman Inggris. Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Robert Bush atas kasus penipuan abu jenazah palsu, penelantaran mayat, dan pencurian uang donasi duka. Dok: Istimewa.

Skandal kelam industri pemakaman Inggris. Hakim menjatuhkan hukuman 20 tahun penjara kepada Robert Bush atas kasus penipuan abu jenazah palsu, penelantaran mayat, dan pencurian uang donasi duka. Dok: Istimewa.

HULL, POSNEWS.CO.ID – Pengadilan Inggris menjatuhkan hukuman penjara berat kepada pemilik rumah duka.

Vonis 20 Tahun Penjara Pemilik Rumah Duka

Hakim Hull Crown Court menghukum Robert Bush selama 20 tahun penjara.

Pria berusia 48 tahun tersebut mengakui 67 tuduhan kejahatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kejahatan Bush berlangsung selama 12 tahun di rumah duka miliknya.

Bush mengelola rumah duka Legacy Independent Funeral Directors di Hull.

Lebih dari 200 korban memberikan kesaksian emosional di persidangan.

Baca Juga :  Biennale Venesia 2026 Dibuka Tanpa Juri Akibat Protes Geopolitik

Penipuan Abu Jenazah Palsu dan Trauma Keluarga

Bush menyerahkan abu jenazah palsu kepada sekitar 50 keluarga duka.

Salah satu korban bernama Jasmine Beverley membagikan kisah pilunya.

Beverley kehilangan bayinya Sunny pada 13 Mei 2022.

Bush memberikan peti biru kecil berisi abu palsu kepada Beverley.

Polisi justru menemukan abu jenazah Sunny di dalam kantong kertas.

Kantor rumah duka menyimpan kantong tersebut di atas lantai.

Temuan tersebut membangkitkan kembali trauma mendalam bagi keluarga korban.

Penelantaran Jenazah dan Penipuan Dana Donasi

Polisi membongkar pemandangan mengerikan di dalam rumah duka tersebut.

Petugas menemukan puluhan jenazah membusuk di rak pendingin.

Bush bahkan membiarkan jenazah tanpa busana tergeletak di lantai.

Baca Juga :  IEA, IMF, dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Destruktif Perang Iran terhadap Ekonomi Dunia

Selain itu Bush memalsukan paket rencana pemakaman warga.

Ia menipu 172 orang dengan total kerugian 562.000 poundsterling.

Nilai kerugian tersebut setara dengan 755.000 dolar AS.

Bush juga mengembat dana donasi duka milik keluarga korban.

Ia mengantongi uang donasi alih-alih menyalurkannya ke lembaga amal.

Pembongkaran Kasus Saat Liburan di Arizona

Aparat membongkar kasus kelam ini pada Maret 2024.

Bush sedang menikmati liburan di Arizona saat itu.

Ia meminta bantuan pengelola rumah duka lain untuk mengurus jenazah.

Karyawan Bush membocorkan penelantaran jenazah tersebut secara mendadak.

Pengelola lain segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian.

Kini vonis hukum mengunci rapat kebebasan Robert Bush di penjara.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Myanmar Ungkap Peta Jalan 5 Tahun dan Wajib Militer
Hamas Sepakati Peta Jalan Pelucutan Senjata di Gaza
Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis
Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya
14 Warga Meninggal dan Ledakan Mal Picu Krisis
Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih
Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China
El Nino Kuat dan Mandat B50 Indonesia Dorong Penguatan Pasar

Berita Terkait

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 08:48 WIB

Presiden Myanmar Ungkap Peta Jalan 5 Tahun dan Wajib Militer

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 07:41 WIB

Hamas Sepakati Peta Jalan Pelucutan Senjata di Gaza

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 06:37 WIB

Hakim Hukum Robert Bush 20 Tahun Penjara Akibat Penipuan

Jumat, 31 Juli 2026 - 16:21 WIB

Juri Menyatakan Hadi Matar Bersalah atas Penikaman Penulis

Jumat, 31 Juli 2026 - 15:14 WIB

Racun Sianida pada Tomat Diduga Tewaskan 15 Gajah di Kenya

Berita Terbaru

Peta jalan lima tahun Myanmar. Presiden Min Aung Hlaing membeberkan pencapaian 100 hari kerja dan melayangkan kritik terhadap konsensus ASEAN. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Myanmar Ungkap Peta Jalan 5 Tahun dan Wajib Militer

Sabtu, 1 Agu 2026 - 08:48 WIB