Kejagung Bongkar Dugaan Money Laundering Don Ritto, 4 Perusahaan Digeledah

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. (Posnews/KPK)

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. (Posnews/KPK)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kejaksaan Agung (Kejagung) memperluas penyidikan kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang menjerat mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

Penyidik menggeledah empat perusahaan milik Don Ritto (DR) yang diduga digunakan sebagai sarana pencucian uang (money laundering).

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Anang Supriatna mengatakan keempat perusahaan tersebut kini menjadi fokus penyidikan Tim 9 Kejagung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Perusahaan milik DR diduga digunakan sebagai tempat money laundering atau TPPU,” ujar Anang, Selasa (4/8/2026).

Empat perusahaan yang digeledah penyidik yakni PT HI, PT PIS, PT KPE, dan PT SME. Hingga kini Kejagung belum merinci barang bukti yang disita dari penggeledahan tersebut.

Baca Juga :  Satgas Damai Cartenz Sambangi Warga Sinak, Hadirkan Rasa Aman dan Kehangatan di Tengah Masyarakat

“Kita tunggu hasil dari Tim 9,” kata Anang.

Penggeledahan Meluas ke Jakarta Selatan dan Depok

Sebelumnya, Tim 9 Kejagung melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan dan Depok pada Senin (3/8/2026).

Selain menyisir kantor-kantor milik Don Ritto, penyidik juga menggeledah rumah Nurman Herin (NH) di Kota Depok.

Anang menjelaskan bahwa rangkaian penggeledahan ini bertujuan melacak aset, aliran dana, dan dokumen yang diduga berkaitan dengan para tersangka.

Kasus Bermula dari Emas 74 Kg dan Uang Rp543 Miliar

Kasus ini merupakan pengembangan setelah Kejagung menetapkan Febrie Adriansyah (FA) sebagai tersangka TPPU.

Penetapan tersebut dilakukan setelah penyidik menemukan emas seberat 74 kilogram dan uang tunai sekitar Rp543 miliar di kediamannya di kawasan Sentul.

Baca Juga :  Komjen Pol Suyudi Ario Seto Naik Pangkat, Sorotan Bursa Calon Kapolri

Kejagung kemudian menetapkan Nurman Herin (NH) sebagai tersangka baru yang diduga turut berperan dalam skema TPPU tersebut.

Ketua Tim 9 sekaligus Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan (Jamwas) Rudi Margono menyebut dugaan pencucian uang itu dilakukan Febrie selama menjabat sebagai jaksa maupun saat menduduki posisi struktural di lingkungan Kejaksaan.

Empat Perkara Menjerat Febrie Adriansyah

Selain perkara TPPU terkait emas 74 kilogram dan uang ratusan miliar, Febrie juga terseret dalam tiga perkara lain, yakni dugaan korupsi di PT Krakatau Steel, dugaan korupsi pengadaan batu bara PLTU untuk PLN yang disebut berdampak pada pemadaman listrik (blackout), serta dugaan korupsi dan TPPU terkait PT ASABRI.

Polri awalnya menangani perkara Febrie Adriansyah dan Don Ritto sebelum melimpahkannya ke Kejaksaan Agung. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi
Prabowo Tahu Disadap Listyo Sigit Cs, Yusril Siapkan Evaluasi Bersama BSSN
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan
Tak Lagi Sejalan dengan Hati Nurani, AKBP Netty Pilih Tinggalkan Polri

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 07:43 WIB

Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Prabowo Ulah Oknum Bukan Institusi

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 19:22 WIB

Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK

Selasa, 3 November 2026 - 18:10 WIB

264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah

Berita Terbaru

EPOMAKER rilis tetikus bermain EM Tiga seharga tiga puluh enam dolar. Simak spesifikasi sensor, material serat karbon, dan dok pengisian magnetis. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EPOMAKER Rilis Mouse EM3 Dengan Fitur Serat Karbon

Rabu, 4 Nov 2026 - 09:22 WIB

HoYoverse umumkan tanggal rilis Petit Planet pada empat Desember. Simak fitur simulasi kehidupan, hadiah pendaftaran, dan versi Nintendo Switch generasi dua. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

HoYoverse Umumkan Jadwal Rilis Permainan Petit Planet

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:08 WIB