Mantan Istri Polisi Tewas di Medan, Polda Sumut Selidiki Dugaan Bunuh Diri dengan Senpi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

Ilustrasi, meninggal. (Pixabay)

MEDAN, POSNEWS.CO.ID — Warga Kompleks Perumahan Bumi Asri, Kota Medan, Sumatera Utara, digemparkan oleh penemuan jasad seorang perempuan berinisial W, mantan istri anggota Polrestabes Medan, di dalam kamar mandi sebuah rumah.

Korban ditemukan dengan luka tembak, sementara polisi masih menyelidiki penyebab pasti dan motif di balik kematian tersebut.

Berdasarkan penyelidikan awal, korban datang ke rumah itu untuk menemui mantan suaminya, Brigadir I, yang masih aktif bertugas di Polrestabes Medan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan peristiwa terjadi saat Brigadir I sedang beristirahat di rumah.

Baca Juga :  MBG di SMKN 6 Semarang Diduga Sebabkan Keracunan 707 Orang, 9 Orang Dirawat

Senjata api miliknya disimpan di dalam tas sebelum akhirnya diduga diambil oleh korban.

“Brigadir I membawa senjata api, dan senjata tersebut kemudian digunakan oleh mantan istrinya yang diduga untuk bunuh diri,” ujar Ferry, Selasa (4/8/2026).

Polisi Sempat Mendengar Letusan

Ferry menjelaskan bahwa Brigadir I menyadari tas tempat menyimpan senjata api telah terbuka. Ia kemudian mencari korban dan menemukannya berada di dalam kamar mandi.

Menurut keterangan awal, sempat terjadi komunikasi singkat sebelum terdengar suara letusan dari dalam ruangan tersebut.

Petugas yang tiba di lokasi langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan identifikasi.

Baca Juga :  Ketua Komisi X DPR Semprot Unsri, Mahasiswa Baru Dipaksa Ciuman Saat Kegiatan Kampus

Setelah proses awal selesai, jenazah korban dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk menjalani autopsi.

Bidpropam Polda Sumut Turun Tangan

Penyidik kini memeriksa sejumlah saksi dan mengumpulkan barang bukti untuk mengungkap kronologi secara menyeluruh, termasuk bagaimana senjata api tersebut dapat digunakan oleh korban.

Kasus ini juga ditangani Bidang Profesi dan Pengamanan (Bidpropam) Polda Sumut guna memastikan seluruh proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur.

“Motifnya masih didalami oleh Bidpropam Polda Sumut,” kata Ferry.

Polda Sumut belum menyimpulkan penyebab kematian W dan masih melanjutkan penyelidikan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Sniper Darat Terbongkar di Bakauheni, Bareskrim Polri Sita 2,69 Kg Sabu
Basarnas Jemput 62 Penumpang Selamat KM Mutiara Sentosa 2 dari Pulau Masalembu
Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Kurir Ganja 6 Kg Dibekuk di Aceh
Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan
Pekerja Proyek Jalan Ditembaki di Tolikara Papua Pegunungan, 5 Orang Tewas
Manifes KMP Mutiara Sentosa II Jadi Sorotan, Lima Anak Belum Tercatat
Santri Disiram Air Panas di Karawang Usai Dituduh Begal, Korban Luka Bakar Serius
DPO Curanmor Ditembak Polisi di Bondowoso Usai Serang Petugas dengan Celurit

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:18 WIB

Modus Sniper Darat Terbongkar di Bakauheni, Bareskrim Polri Sita 2,69 Kg Sabu

Selasa, 4 Agustus 2026 - 15:41 WIB

Mantan Istri Polisi Tewas di Medan, Polda Sumut Selidiki Dugaan Bunuh Diri dengan Senpi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 06:15 WIB

Basarnas Jemput 62 Penumpang Selamat KM Mutiara Sentosa 2 dari Pulau Masalembu

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Residivis Narkoba Kembali Ditangkap, Kurir Ganja 6 Kg Dibekuk di Aceh

Senin, 3 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Bareskrim Bongkar Sindikat Narkoba Malaysia-Medan, 9.162 Butir Ekstasi Diamankan

Berita Terbaru

Serangan drone massal Ukraina menghantam sejumlah wilayah Rusia, merusak fasilitas gudang Wildberries, dan menewaskan sedikitnya delapan orang. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Drone Ukraina Hantam Wilayah Rusia: 8 Orang Tewas

Selasa, 4 Agu 2026 - 15:08 WIB

Perusahaan Habita Inc. meminta maaf usai menyuruh dua karyawannya kembali ke dalam Mal Aeon Kashima pasca gempa Kumamoto hingga tewas akibat ledakan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mal Aeon Kumamoto: Perusahaan Suruh Karyawan Amankan Uang

Selasa, 4 Agu 2026 - 14:40 WIB

Pemerintah Australia memperingatkan potensi lonjakan penyebaran wabah flu burung H5N1 setelah menemukan kasus kematian massal pertama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Australia Waspadai Lonjakan Flu Burung H5N1

Selasa, 4 Agu 2026 - 13:24 WIB