Uang Rp135 Juta dan Emas 30 Gram Hilang, Ibu dan Anak Tewas di Landak

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad ibu dan balita di hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. (Posnews/Polres Landak)

Polisi melakukan olah TKP di lokasi penemuan jasad ibu dan balita di hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. (Posnews/Polres Landak)

LANDAK, POSNEWS.CO.ID β€” Misteri kematian Asniwati (39) dan putrinya Dina (3) yang ditemukan tewas di kawasan hutan Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, mengarah pada dugaan perampokan.

Polisi menemukan indikasi bahwa korban membawa uang tunai sekitar Rp135 juta dan emas 30 gram sebelum keduanya ditemukan meninggal.

Kasat Reskrim Polres Landak AKP Kuswiyanto mengatakan penyidik masih mendalami hilangnya harta benda milik korban sebagai petunjuk utama dalam pengungkapan kasus tersebut.

β€œKorban diduga membawa uang sekitar Rp135 juta dan emas sekitar 30 gram. Saat jasad ditemukan, uang dan emas itu sudah tidak ada,” kata Kuswiyanto, Sabtu (8/8/2026).

Jasad Ditemukan Terikat di Hutan

Asniwati sebelumnya dilaporkan hilang oleh suaminya pada Jumat (7/8/2026) setelah ia dan anaknya tidak ditemukan di pondok tempat mereka bekerja.

Warga Desa Angkanyar dan Desa Kedama kemudian melakukan pencarian sejak sekitar pukul 18.30 WIB.

Mereka lebih dulu menemukan jasad Dina dalam kondisi terikat, lalu sekitar 20 meter dari lokasi tersebut menemukan jasad Asniwati dengan kondisi serupa.

Baca Juga :  Koperasi SMS Setjen DPD RI Resmi Rebranding, Perkuat Layanan Digital dan Tata Kelola

Kedua korban ditemukan di kawasan hutan yang berjarak sekitar 50 meter dari pondok tempat mereka bekerja.

Polisi Dalami Motif Perampokan

Penyidik kini menelusuri kemungkinan bahwa Asniwati menjadi sasaran pelaku karena membawa uang tunai dan emas dalam jumlah besar.

Polisi juga mengumpulkan keterangan saksi, memeriksa lokasi kejadian, dan menelusuri jejak pelaku di sekitar kawasan hutan.

Hingga Sabtu (8/8/2026), Polres Landak masih memburu pelaku dan mengungkap motif kematian ibu dan balita tersebut. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang
Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki
Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta
Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak
Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur
Dua Pemeran ‘A Day in My Life’ Mengidap HIV, Uang Rp19 Juta dari Akses Berbayar
PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi
Viral Video Kekerasan Balita di Palembang, Pengasuh Ditangkap Polisi

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:58 WIB

Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang

Selasa, 22 September 2026 - 14:48 WIB

Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki

Selasa, 22 September 2026 - 09:16 WIB

Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta

Selasa, 22 September 2026 - 08:58 WIB

Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak

Selasa, 22 September 2026 - 08:27 WIB

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Berita Terbaru

Final Fantasy VII Revelation membutuhkan storage 200 GB saat rilis. Simak penjelasan Square Enix dan rincian konten DLC terbarunya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Final Fantasy VII Revelation Minta Storage 200 GB

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:00 WIB

Kebakaran permukiman warga di Jalan Teuku Nyak Arif Kebayoran Lama Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:21 WIB