JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Warga Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) perlu bersiap menghadapi cuaca panas pada Kamis (27/8/2026).
Prakiraan terbaru BMKG menunjukkan sebagian besar wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi cenderung cerah hingga cerah berawan.
Kondisi kemarau masih menjadi faktor utama. BMKG menyebut pengaruh El Niño sangat kuat dan IOD positif turut mendorong kondisi kering di banyak wilayah Indonesia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski begitu, potensi hujan lokal tetap ada di sejumlah daerah.
Jakarta Cerah, Suhu Mulai Menghangat
Wilayah Jakarta diprakirakan didominasi cuaca cerah. Di Jakarta Pusat, suhu pada sejumlah kawasan berada sekitar 27–28 derajat Celsius, sedangkan kelembapan berkisar 70 persen.
Jakarta Utara juga diprediksi cerah hingga cerah berawan dengan suhu sekitar 26–28 derajat Celsius pada sejumlah wilayah.
Sementara itu, Jakarta Timur berpotensi cerah dengan suhu sekitar 27–28 derajat Celsius pada periode prakiraan yang tersedia.
Bogor dan Depok Tetap Panas
Bogor diprediksi cerah dengan kisaran suhu 24–33 derajat Celsius. Kondisi tersebut menunjukkan panas siang masih cukup terasa meski Bogor dikenal memiliki udara lebih sejuk dibanding wilayah Jabodetabek lainnya.
Di Depok, cuaca juga cenderung cerah. Suhu diprakirakan mencapai 34–36 derajat Celsius di sejumlah kecamatan. Kondisi ini perlu diantisipasi, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan.
Tangerang dan Bekasi Bisa Menyengat
Tangerang diprediksi cerah dengan suhu sekitar 26–27 derajat Celsius pada periode prakiraan yang ditampilkan BMKG.
Namun, sejumlah kawasan Tangerang dapat mengalami suhu siang hingga sekitar 34–35 derajat Celsius.
Bekasi juga berpotensi cerah dengan suhu maksimum sekitar 35 derajat Celsius. Kondisi ini terlihat di sejumlah wilayah seperti Bekasi Timur, Bekasi Barat, dan Bekasi Utara.
Waspadai Panas dan Risiko Kebakaran
Cuaca kering bukan sekadar membuat tubuh cepat haus. Kondisi tersebut juga meningkatkan risiko kekeringan dan kebakaran lahan.
BMKG bahkan memasukkan Jawa Barat dan Banten dalam wilayah yang perlu mewaspadai potensi hujan sedang-lebat disertai angin kencang pada 27 Agustus 2026.
Artinya, cuaca Jabodetabek tetap dapat berubah secara lokal meski sebagian besar wilayah diprakirakan cerah.
Karena itu, masyarakat sebaiknya membawa air minum, menggunakan pelindung dari sinar matahari, dan mengurangi aktivitas berat saat suhu terasa menyengat.
Pengendara juga perlu memperhatikan kondisi tubuh agar tidak kehilangan konsentrasi akibat panas dan dehidrasi.
Selain itu, warga perlu tetap memantau informasi cuaca terbaru karena prakiraan dapat berubah mengikuti dinamika atmosfer.
Cuaca cerah bukan berarti bebas risiko. Dengan memahami prakiraan dan menyesuaikan aktivitas, masyarakat bisa tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan dan keselamatan. **
Editor : Hadwan














