Prabowo Buka Jalan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan usulan kewarganegaraan ganda terbatas di Kompleks Parlemen Jakarta. (Posnews/Sekretaris Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menyampaikan usulan kewarganegaraan ganda terbatas di Kompleks Parlemen Jakarta. (Posnews/Sekretaris Presiden)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto membuka peluang baru bagi talenta Indonesia di luar negeri untuk tetap terhubung dengan Tanah Air.

Pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang guna membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi individu yang memiliki kemampuan istimewa dan dapat memberi manfaat besar bagi kepentingan nasional.

Prabowo menyampaikan rencana tersebut saat pidato RUU APBN 2027 dan Nota Keuangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Hari ini pemerintah akan mengajukan perubahan undang-undang untuk membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi mereka yang memiliki talenta istimewa dan dapat memberi sumbangan luar biasa bagi kepentingan nasional,” kata Prabowo.

Baca Juga :  Satpol PP Jakut Gencarkan Edukasi Karakter Anak Lewat Program Dharma Wanita Mengajar

Diaspora Indonesia Jadi Kekuatan Baru

Prabowo menilai Indonesia memiliki jutaan diaspora yang telah membuktikan kemampuan mereka di berbagai bidang, mulai dari sains, teknologi, kecerdasan buatan (AI), kesehatan, industri, olahraga, seni, hingga dunia usaha.

Menurutnya, banyak warga Indonesia yang akhirnya mengambil kewarganegaraan lain karena karier, pendidikan, keluarga, atau pengabdian di negara tempat mereka bekerja.

“Kita tidak boleh memaksa talenta terbaik Indonesia memilih antara kesempatan berkarya di dunia dan ikatan mereka kepada tanah air,” ujarnya.

Seleksi Ketat, Fokus pada Kontribusi

Prabowo menegaskan bahwa kebijakan tersebut bersifat terbatas dan selektif.

Baca Juga :  TNI Kirim 744 Pasukan Perdamaian ke Lebanon, Lanjutkan Misi PBB

Pemerintah hanya akan memberikannya kepada individu yang memiliki keahlian khusus, rekam jejak kuat, dan potensi kontribusi nyata bagi Indonesia.

Pemerintah juga akan menerapkan uji integritas, persyaratan yang ketat, serta mekanisme pengawasan agar kebijakan ini tetap melindungi keamanan dan kepentingan negara.

“Talenta Indonesia di mana pun berada adalah aset bangsa. Negara harus membuka jalan agar mereka dapat kembali berkontribusi,” tegas Prabowo.

Langkah ini menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin menghubungkan kembali kekuatan diaspora Indonesia dengan pembangunan nasional, sekaligus memperkuat inovasi, investasi, teknologi, pendidikan, dan daya saing Indonesia di tingkat global. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Merdekaria 2026 Ancol Hadirkan Konser, Lomba Rakyat, dan Tiket Gratis HUT RI
Penyelundupan Emas Meningkat, Bea Cukai dan Polri Buru Sindikat PETI
Prabowo Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, TNI-Polri Diminta Usut Aparat
Pidato Kenegaraan Prabowo Dijaga 8.095 Personel, Lalu Lintas Senayan Direkayasa
17 Penerjun Kopassus Siap Kibarkan Merah Putih di Langit Istana pada HUT ke-81 RI
Kapolri: 874 Jembatan Presisi Hubungkan 1.314 Desa dan 2 Juta Warga
HUT ke-81 RI: 81 Pesawat dan Helikopter Ramaikan Langit Istana
Mahkamah Konstitusi Bangun Digital Constitutional Court untuk Layanan Publik

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:53 WIB

Prabowo Buka Jalan Kewarganegaraan Ganda Terbatas untuk Talenta Indonesia

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:00 WIB

Merdekaria 2026 Ancol Hadirkan Konser, Lomba Rakyat, dan Tiket Gratis HUT RI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:35 WIB

Penyelundupan Emas Meningkat, Bea Cukai dan Polri Buru Sindikat PETI

Jumat, 14 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Prabowo Tutup 1.000 Tambang Timah Ilegal, TNI-Polri Diminta Usut Aparat

Jumat, 14 Agustus 2026 - 08:57 WIB

Pidato Kenegaraan Prabowo Dijaga 8.095 Personel, Lalu Lintas Senayan Direkayasa

Berita Terbaru