Gempa NTT: Pemerintah Gerak Cepat Pulihkan Listrik dan Layanan Dasar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi penanganan gempa NTT. (Posnews/Puspen Kemendagri)

Mendagri Tito Karnavian memimpin rapat koordinasi penanganan gempa NTT. (Posnews/Puspen Kemendagri)

NTT, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah mempercepat penanganan dampak gempa bumi yang mengguncang sejumlah wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian memastikan pemerintah memprioritaskan penyelamatan korban sekaligus memulihkan layanan dasar masyarakat.

Dalam rapat koordinasi penanganan gempa di Kabupaten Manggarai Barat, Minggu (16/8/2026), Tito menegaskan kebutuhan mendesak warga harus segera dipenuhi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tenda pengungsian, makanan, layanan kesehatan, logistik, hingga penanganan korban meninggal dan luka menjadi perhatian utama.

Listrik dan Komunikasi Dipulihkan

Selain menyelamatkan korban, pemerintah mempercepat pemulihan listrik dan jaringan telekomunikasi.

Menurut Tito, kedua layanan tersebut sangat penting karena mendukung komunikasi, mobilitas, dan koordinasi petugas di wilayah bencana.

Karena itu, pemerintah mengapresiasi langkah PLN dan operator telekomunikasi yang bergerak memulihkan layanan di sejumlah daerah terdampak.

Namun, pemulihan tidak berhenti pada listrik dan komunikasi. Pemerintah juga mendorong percepatan pembukaan akses jalan agar kendaraan bantuan dan alat berat dapat mencapai lokasi terdampak.

Baca Juga :  Mahasiswi Jember Jadi Korban Pemerkosaan, Kades Bela Pelaku karena Saudara

Data Rumah Rusak Jadi Prioritas

Selanjutnya, pemerintah daerah diminta mempercepat pendataan rumah dan fasilitas publik yang rusak.

Data tersebut menjadi dasar penyaluran bantuan untuk rumah rusak ringan, sedang, hingga berat.

Pemda juga harus mendata kantor pemerintahan yang terdampak, mulai tingkat kabupaten hingga desa dan kecamatan.

Langkah ini penting agar pelayanan publik tidak ikut lumpuh setelah bencana.

Tito meminta seluruh pemerintah daerah tidak bekerja sendiri. Koordinasi lintas kementerian, lembaga, dan daerah harus diperkuat agar setiap kebutuhan dapat ditangani sesuai kewenangan.

Dua Posko untuk Kawal Flores

Untuk mempercepat pengendalian, Tito mengusulkan pembentukan dua pusat penanganan bencana di Flores.

Posko barat ditempatkan di Labuan Bajo, sedangkan wilayah timur diarahkan memiliki pusat koordinasi di kawasan Ende.

Pembagian tersebut dinilai penting karena luasnya wilayah terdampak dan kebutuhan mobilisasi bantuan yang cepat.

Dengan sistem tersebut, distribusi logistik, evakuasi, pelayanan kesehatan, pemulihan infrastruktur, dan pendataan korban diharapkan berjalan lebih terarah.

Baca Juga :  Rekrutmen Pasukan Putih DKI Jakarta Diperpanjang, Peluang Bergabung Petugas Kesehatan Lansia

Pemerintah Siapkan Dukungan Anggaran

Tito juga menyoroti kemampuan fiskal sejumlah daerah terdampak.

Pemerintah pusat akan memberikan dukungan kepada daerah yang memiliki kapasitas anggaran terbatas agar dana yang tersedia dapat segera digunakan untuk penanganan bencana.

Penanganan kemudian dilakukan secara bertahap, mulai dari tanggap darurat, transisi, hingga rehabilitasi dan rekonstruksi.

β€œSegera saja kita bergerak dengan kewenangan kita masing-masing,” tegas Tito.

Keselamatan Warga Jadi Panglima

Gempa NTT menjadi ujian besar bagi pemerintah dan masyarakat.

Karena itu, kecepatan evakuasi harus berjalan beriringan dengan pemulihan listrik, komunikasi, jalan, kesehatan, dan kebutuhan dasar.

Di tengah situasi yang masih dinamis, data yang akurat menjadi kunci. Pendataan rumah rusak, korban, pengungsi, dan fasilitas publik harus terus diperbarui agar bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Kehadiran pemerintah di lapangan bukan sekadar memperbaiki infrastruktur, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak tidak menghadapi bencana seorang diri.

Gotong royong, koordinasi, dan respons cepat menjadi modal penting untuk membantu NTT bangkit dari duka. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Kerahkan 260 Personel dan 10 K9 Buru Korban Gempa NTT
Gempa NTT M7, Korban Tewas Capai 51 Orang, SAR Terus Bergerak
Gempa M7,7 NTT Makin Mengerikan, 47 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak
Geger! Kakek di OKU Bacok Dua Sepupu Gara-Gara Batas Tanah
BNPB: Warga Masih Terjebak di Reruntuhan Gempa NTT M 7,7
Update Korban Gempa NTT M 7,7 Melonjak Jadi 38 Orang Tewas
HPE Emas Agustus 2026 Naik Jadi USD 131.777
Korban Gempa NTT Jadi 14 Orang, Ribuan Warga Mengungsi

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 14:22 WIB

Polri Kerahkan 260 Personel dan 10 K9 Buru Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:27 WIB

Gempa NTT: Pemerintah Gerak Cepat Pulihkan Listrik dan Layanan Dasar

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:09 WIB

Gempa NTT M7, Korban Tewas Capai 51 Orang, SAR Terus Bergerak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 08:03 WIB

Gempa M7,7 NTT Makin Mengerikan, 47 Orang Tewas dan Ratusan Rumah Rusak

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:53 WIB

Geger! Kakek di OKU Bacok Dua Sepupu Gara-Gara Batas Tanah

Berita Terbaru

NVIDIA resmi meluncurkan aplikasi native GeForce NOW untuk Linux setelah keluar dari masa beta, menghadirkan cloud gaming dengan performa setara RTX 5080. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

NVIDIA Resmi Rilis GeForce NOW Native untuk Linux

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:24 WIB

Tim SAR Polri bersama anjing K9 disiapkan untuk mencari korban gempa di Nusa Tenggara Timur. (Posnews/Humas Polri)

DAERAH

Polri Kerahkan 260 Personel dan 10 K9 Buru Korban Gempa NTT

Minggu, 16 Agu 2026 - 14:22 WIB

Bocoran video dan screenshot dari MMO misterius HoYoverse bernama Nodusfall muncul ke internet, memperlihatkan pendekatan dark fantasy dengan dunia. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Bocoran Game MMO Baru HoYoverse Nodusfall

Minggu, 16 Agu 2026 - 13:21 WIB