POSNEWS.CO.ID, KYIV — Parlemen Ukraina merestui pengangkatan Yevhenii Khmara sebagai Menteri Pertahanan baru. Langkah politik ini berlangsung di tengah gejolak pemerintahan Presiden Volodymyr Zelenskyy. Selain itu, mantan Menhan Mykhailo Fedorov mendesak pelaksanaan pemilu di masa perang.
Khmara menggantikan Fedorov yang menghadapi pemecatan mendadak pada bulan lalu. Pemecatan tersebut memicu aksi protes warga di kota Kyiv. Sementara itu, badan antikorupsi mengusut dugaan skandal pencucian uang staf kepresidenan.
Lembaga tersebut menuduh pejabat teras melakukan penyelewengan dana senilai 3 juta dolar. Oleh karena itu, krisis politik ini menambah beban berat bagi Zelenskyy. Khmara sendiri memegang rekam jejak sebagai mantan petinggi intelijen SBU.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia memimpin berbagai operasi serangan drone jarak jauh ke wilayah Rusia. Namun, kritikus menilai pengangkatan Khmara sekadar untuk meredam kemarahan publik. Oleh sebab itu, pemerintah harus segera membuktikan konsistensi strategi pertahanan nasional.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














