Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

Ilustrasi, wanita pelaku kejahatan diborgol. (Posnews/Shutterstock)

DAIRI, POSNEWS.CO.ID – Kisah memilukan menimpa dua bocah kakak-adik di Kecamatan Sidikalang, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.

Keduanya, AGP (7) dan AP (6), diduga menjadi korban kekerasan oleh pengasuh yang juga bibinya sendiri, berinisial RS (52).

Kasus ini mencuat setelah video yang memperlihatkan kondisi AGP beredar luas di media sosial.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga kemudian menemukan korban dalam kondisi memprihatinkan dengan sejumlah luka pada tubuhnya. Polisi pun bergerak setelah menerima laporan tersebut.

Kakak Ditemukan Penuh Luka, Adiknya Ikut Jadi Korban

Petugas Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Dairi kemudian membawa AGP untuk mendapatkan pertolongan medis.

Baca Juga :  Garuda Muda Bikin Geger! Indonesia U-17 Tumbangkan Uzbekistan, Laga Hidup-Mati Lawan Mali

Pemeriksaan lebih lanjut mengungkap bahwa adik kandungnya, AP, juga diduga mengalami kekerasan.

Hasil pemeriksaan medis terhadap AGP menemukan luka pada bibir, lebam pada tangan kiri, serta luka pada kaki yang mengalami infeksi.

Sementara AP juga ditemukan mengalami sejumlah luka dan kini menjalani perawatan.

Kedua anak tersebut sebelumnya berada dalam pengasuhan RS. Ibu mereka disebut bekerja di luar kota, sedangkan ayahnya sedang menjalani hukuman.

Kondisi tersebut membuat kedua bocah itu bergantung pada pengasuhnya.

Pengasuh Diamankan Polisi

Kasi Humas Polres Dairi AKP Syahrial Ramadhan membenarkan polisi telah mengamankan RS. Perempuan tersebut merupakan orang tua asuh sekaligus bibi kedua korban.

β€œPelaku sudah ditangkap Unit PPA Satreskrim Polres Dairi,” kata Syahrial.

Polisi kini mendalami kronologi serta motif dugaan kekerasan tersebut. Penyidik juga terus mengumpulkan keterangan dan bukti untuk memastikan rangkaian peristiwa yang dialami kedua korban.

Baca Juga :  Tak Diberi Uang Perbaikan Angkot, Anak Bunuh Ayah Kandung di Sepatan Timur Tangerang

Korban Jalani Perawatan dan Trauma Healing

Setelah diselamatkan, AGP dan AP mendapat perawatan di RSUD Sidikalang. Perhatian tidak hanya diberikan untuk memulihkan luka fisik, tetapi juga kondisi psikologis keduanya.

Informasi terbaru menyebut kedua bocah mengalami trauma dan menjalani pendampingan untuk membantu proses pemulihan.

Kasus ini menjadi pengingat keras bahwa anak harus mendapatkan perlindungan, bukan kekerasan, terlebih ketika mereka berada dalam pengasuhan orang dewasa yang seharusnya menjadi tempat aman.

Karena itu, masyarakat perlu segera melapor apabila menemukan tanda-tanda kekerasan terhadap anak.

Langkah cepat lingkungan sekitar dapat menjadi penyelamat sebelum kekerasan kembali terjadi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores
Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan
Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman
2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri
Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur
Ditembaki dari Ketinggian di Tolikara, Bripda Jhon Galu Terluka
Korban Gempa NTT Bertambah Jadi 83 Orang, Stok Makanan Pengungsi Menipis
Gempa M7,7 NTT Makin Memilukan: 78 Tewas, 953 Luka dan 95.871 Mengungsi

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Karhutla Menggila, ISPA Melonjak 78 Persen, 314 Nakes Diterjunkan

Minggu, 23 Agustus 2026 - 07:32 WIB

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:09 WIB

2,6 Ton Sabu Cair Nyaris Jadi 2,8 Juta Vape! Sindikat Narkoba Dibungkam di Kepri

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Lima Tersangka Pembunuhan Bripka Fredy Awes, 2 Tewas Ditembak Polisi Saat Kabur

Berita Terbaru

 Korea Utara mengecam keras rencana kenaikan anggaran pertahanan Jepang sebesar 8,9 triliun yen dan menganggapnya sebagai bentuk persiapan perang agresi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Kecam Rencana Peningkatan Anggaran Pertahanan

Minggu, 23 Agu 2026 - 15:25 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB