Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebakaran hebat melanda bangsal ibu dan anak RS PIMS di Islamabad, Pakistan, menewaskan 14 bayi pada Rabu. Dok: Istimewa.

Kebakaran hebat melanda bangsal ibu dan anak RS PIMS di Islamabad, Pakistan, menewaskan 14 bayi pada Rabu. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, ISLAMABAD — Kebakaran hebat melanda ruang perawatan ibu di Islamabad. Insiden tragis ini menewaskan 14 bayi prematur pada Rabu. Kebakaran muncul di lantai tiga Rumah Sakit PIMS. Pemerintah Pakistan langsung meluncurkan penyelidikan atas tragedi tersebut.

Perdana Menteri Shehbaz Sharif menyampaikan duka cita mendalam. Ia menegaskan kelalaian keselamatan ini memerlukan sanksi tegas. Selain itu, Menteri Dalam Negeri Mohsin Naqvi menginstruksikan investigasi. Oleh karena itu, aparat penegak hukum mengusut penyebab kebakaran.

Baca Juga :  Kanselir Friedrich Merz Tolak Decoupling: Sebut Pemutusan Hubungan dengan Tiongkok Sebagai Kesalahan Besar

Tim penyelamat tiba di lokasi pascalaporan darurat. Petugas pemadam berhasil mengendalikan kobaran api secara cepat. Sementara itu, pihak rumah sakit mengevakuasi para pasien. Namun, asap pekat terlanjur merenggut nyawa belasan bayi.

Standar keselamatan bangunan di Pakistan masih tergolong lemah. Kasus kebakaran gedung besar kerap berulang di berbagai kota. Oleh sebab itu, insiden PIMS memicu sorotan publik luas. Dengan demikian, pemerintah berjanji memperketat pengawasan fasilitas publik.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America
Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand
Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima
AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina
AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:00 WIB

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Kamis, 27 Agustus 2026 - 08:00 WIB

Kebakaran Ruang Bersalin Rumah Sakit di Islamabad

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Berita Terbaru

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Reynold EP Hutagalung. (Posnews/ist)

HUKRIM

Demo 27 Agustus, 18.504 Personel Siaga di 6 Zona Jakarta

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:50 WIB

Wacana Presiden Donald Trump mengubah nama Danau Ontario memicu reaksi keras dari publik dan pemerintah Kanada di tengah krisis perang tarif. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Usulkan Ubah Nama Danau Ontario Jadi Lake America

Kamis, 27 Agu 2026 - 09:00 WIB