Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Jepang memperluas program daur ulang tanah dekontaminasi bekas bencana nuklir Fukushima ke kantor pemerintahan di Prefektur Miyagi dan Saitama. Dok: Istimewa.

Pemerintah Jepang memperluas program daur ulang tanah dekontaminasi bekas bencana nuklir Fukushima ke kantor pemerintahan di Prefektur Miyagi dan Saitama. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, TOKYO — Pemerintah Jepang memperluas penggunaan tanah hasil dekontaminasi bencana nuklir Fukushima Daiichi ke luar wilayah Tokyo. Kementerian Lingkungan Hidup Jepang berencana memanfaatkan tanah tersebut di kantor cabang pemerintah pusat di Prefektur Miyagi dan Saitama. Oleh karena itu, langkah ini menjadi tahap awal perluasan program daur ulang limbah ke berbagai daerah.

Sebelumnya, pemerintah telah memanfaatkan tanah dekontaminasi di 12 titik lokasi di kota Tokyo. Lokasi tersebut mencakup area kantor Perdana Menteri dan kawasan perkantoran pemerintah di Kasumigaseki. Sementara itu, penggunaan di Kota Sendai dan Kota Saitama menjadi proyek daur ulang pertama di luar ibu kota.

Baca Juga :  Armada Kapal Perang Tiongkok Terobos Jalur Strategis Okinawa

Pemerintah menargetkan dapat mendaur ulang sekitar 75 persen tanah berkadar radiasi rendah untuk proyek publik. Hingga akhir Juli, fasilitas penyimpanan sementara di Fukushima menampung sekitar 14,46 juta meter kubik tanah dan limbah. Berdasarkan undang-undang, seluruh limbah tersebut wajib dipindahkan dari Prefektur Fukushima sebelum Maret 2045.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wali Kota Sendai Kazuko Kori menyatakan dukungannya terhadap rencana penggunaan tanah untuk penanaman vegetasi tersebut. Di sisi lain, Gubernur Saitama Motohiro Ono mendesak pemerintah untuk menyajikan hasil pengujian radiasi secara terbuka kepada warga. Oleh sebab itu, transparansi informasi menjadi kunci utama dalam meraih kepercayaan publik di daerah.

Baca Juga :  Dilema Pentagon: AS Pertimbangkan Alihkan Pasokan Senjata Ukraina ke Timur Tengah

Menteri Lingkungan Hidup Hirotaka Ishihara menegaskan komitmennya untuk mengedukasi masyarakat mengenai keamanan tanah tersebut. Pihaknya berencana memulai proses pemilihan lokasi pembuangan akhir pada kurun 2030 hingga 2035. Dengan demikian, perluasan penggunaan tanah dekontaminasi ini diharapkan dapat mempercepat proses pemulihan pascabencana Fukushima.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand
AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel
Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial
Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko
Serangan Drone Rusia Hantam Pusat Perbelanjaan Ukraina
AS Berlakukan Tarif 50% ke Kanada, Ottawa Langsung Balas
Tabrakan Maut di Inggris Utara Tewaskan Tujuh Orang
Hakim Federal AS Batalkan Kebijakan Larangan Visa

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:42 WIB

AS Batalkan Latihan Militer Amfibi Ssangyong dengan Korsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:00 WIB

Selandia Baru Rancang Undang-Undang Larangan Media Sosial

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:00 WIB

Jepang Janjikan Dukungan untuk Presiden ICC Tomoko

Berita Terbaru

Kapal induk AS USS Abraham Lincoln berlabuh di Thailand untuk rehat prajurit usai menyelesaikan misi 250 hari di kawasan Timur Tengah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kapal Induk USS Abraham Lincoln Berlabuh di Thailand

Kamis, 27 Agu 2026 - 07:00 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Kamis 27 Agustus 2026 dengan kondisi cerah dan suhu panas.
(Posnews/Net)

JABODETABEK

Waspada Cuaca Panas Jabodetabek, Suhu Bisa Menembus 35°C

Kamis, 27 Agu 2026 - 06:15 WIB

Pemerintah Jepang memperluas program daur ulang tanah dekontaminasi bekas bencana nuklir Fukushima ke kantor pemerintahan di Prefektur Miyagi dan Saitama. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Jepang Perluas Penggunaan Tanah Dekontaminasi Fukushima

Kamis, 27 Agu 2026 - 06:00 WIB