POSNEWS.CO.ID, BANGKOK — Kapal induk Amerika Serikat USS Abraham Lincoln akan berlabuh di Thailand. Armada ini menyelesaikan misi panjang di kawasan Timur Tengah. Pemerintah Thailand mengonfirmasi kunjungan singkat tersebut. Kunjungan ini bertujuan untuk pemulihan kondisi prajurit. Oleh karena itu, armada mengambil jeda usai berlayar 250 hari.
Angkatan Laut Kerajaan Thailand mengonfirmasi kedatangan tiga kapal perang Amerika Serikat. Pihak militer menegaskan tidak ada agenda latihan militer gabungan. Sementara itu, Kedubes AS belum merinci jadwal kedatangan resmi. Penundaan rincian informasi ini terjadi demi menjaga keamanan armada.
Misi berlayar tanpa jeda ini memicu kekhawatiran kesehatan mental prajurit. Selain itu, para awak kapal menghadapi krisis pasokan logistik dasar. Logistik tersebut mencakup bahan makanan serta produk kebersihan harian. Oleh sebab itu, masa rehat ini menjadi krusial bagi seluruh personel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kapal induk ini sebelumnya mendukung operasi blokade laut di Selat Hormuz. Meskipun konfrontasi bersenjata mereda, ketegangan kawasan Teluk masih berlanjut. Pemerintah AS juga belum memberikan kepastian mengenai akhir konflik tersebut. Dengan demikian, jeda operasional ini memperkuat kesiapan fisik armada AS.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














