Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jenazah Aris Sanda dievakuasi dari kawasan Danau Habema menuju Wamena. (Posnews/Humas Satgas ODC)

Jenazah Aris Sanda dievakuasi dari kawasan Danau Habema menuju Wamena. (Posnews/Humas Satgas ODC)

JAYAWIJAYA, POSNEWS.CO.ID – Selama 13 tahun, Aris Sanda menghabiskan hidupnya di jalan.

Dari balik kemudi kendaraan lajuran, ia mengantar warga, membawa hasil pertanian, memasok kebutuhan pokok, hingga membantu anak-anak mencapai sekolah.

Namun, perjalanan panjang itu berakhir tragis. Aris tewas setelah menjadi korban penembakan kelompok bersenjata di kawasan Danau Habema, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kini, jenazah Aris akan meninggalkan Papua untuk terakhir kalinya. Keluarga akan memulangkannya ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan jenazah Aris telah berada di rumah duka di Wamena. Pemulangan bersama istrinya, Sinta Bilolo, dijadwalkan Jumat (18/9/2026).

“Rencananya besok, Jumat, jenazah beserta istri beliau akan kita terbangkan ke Toraja, Sulawesi Selatan, untuk dimakamkan di tanah kelahirannya,” kata Lucky, Kamis (17/9/2026).

Dari Wamena Menuju Tanah Kelahiran

Sebelumnya, prajurit Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III mengevakuasi jenazah Aris dari kawasan Danau Habema.

Aparat kemudian membawa jenazah ke rumah duka di Wamena. Pada saat yang sama, TNI menjemput Sinta Bilolo yang berada di Distrik Mbua, Kabupaten Nduga.

Baca Juga :  Dokter di Dairi Disekap, Pelaku Diduga Pasien yang Pernah Berobat

Sinta harus menggunakan jalur udara karena akses darat Mbua-Wamena belum memungkinkan.

Ia bersama dua pendamping diterbangkan menggunakan helikopter menuju Kenyam, kemudian melanjutkan perjalanan ke Wamena dengan pesawat Caravan.

Setelah seluruh keluarga berkumpul di rumah duka, proses pemulangan Aris ke Toraja pun disiapkan.

Informasi dari pihak keluarga menyebut jenazah rencananya diterbangkan dari Wamena menuju Jayapura, kemudian melanjutkan penerbangan ke Makassar sebelum menuju Toraja.

13 Tahun Melayani Warga Nduga

Bagi warga Nduga, Aris bukan sekadar sopir travel.

Lucky mengatakan Aris telah sekitar 13 tahun membantu masyarakat di wilayah tersebut.

Bersama pengemudi lainnya, Aris menjadi salah satu penghubung penting bagi warga yang membutuhkan mobilitas dari wilayah pedalaman.

Ia mengangkut hasil tani masyarakat, membawa kebutuhan pokok, mengantar anak-anak ke sekolah, serta membantu warga lanjut usia dan orang sakit menuju kota untuk mendapatkan pengobatan.

Karena itu, kematian Aris tidak hanya meninggalkan duka bagi keluarga. Kepergiannya juga dirasakan masyarakat yang selama ini menggunakan jasa transportasi di wilayah tersebut.

“Ketika satu nyawa pengemudi jujur seperti Aris Sanda dihilangkan secara keji, sejatinya urat nadi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat di tiga distrik Nduga seolah ikut terhenti,” ujar Lucky.

Dihentikan Kelompok Bersenjata

Aris dilaporkan menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIT.

Saat itu, Aris membawa penumpang dari Wamena menuju wilayah Nduga. Rombongan kendaraan kemudian dihentikan kelompok bersenjata di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya.

Baca Juga :  Buronan Pembunuhan AS Diciduk di Bali, Sistem Autogate Imigrasi Langsung Deteksi AJP

Menurut keterangan Koops TNI Habema, kelompok tersebut memeriksa Aris dan para penumpang. Setelah itu, para penumpang diperintahkan kembali menuju Wamena, sedangkan Aris dibawa ke arah Danau Habema.

Aparat kemudian menemukan jenazah Aris bersama kendaraan yang telah terbakar pada Rabu (16/9/2026).

Tim gabungan selanjutnya melakukan olah tempat kejadian perkara dan mengevakuasi jenazah ke RSUD Wamena sebelum dibawa ke rumah duka.

Kelompok TPNPB-OPM Kodap III Ndugama juga menyatakan bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

Pernyataan itu disampaikan melalui juru bicara kelompok tersebut dan menjadi bagian dari informasi yang berkembang dalam kasus ini.

Pulang Setelah Pengabdian Panjang

Kini, perjalanan Aris memasuki akhir. Setelah lebih dari satu dekade menghabiskan waktunya untuk membantu masyarakat Papua Pegunungan, ia akan kembali ke Toraja untuk dimakamkan.

Sementara itu, aparat masih menangani kasus penembakan tersebut. Peristiwa ini kembali menunjukkan beratnya tantangan keamanan di jalur transportasi yang menghubungkan wilayah pedalaman Papua Pegunungan.

Bagi keluarga, kepulangan Aris ke Toraja bukan sekadar perjalanan terakhir.

Itu menjadi kesempatan untuk mengantarkan seorang suami, ayah, sekaligus sosok yang selama bertahun-tahun mencari nafkah sambil membantu masyarakat menuju tempat peristirahatan terakhirnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 06:12 WIB

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Berita Terbaru

DPR AS mengesahkan RUU Sanksi Rusia

INTERNASIONAL

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 Sep 2026 - 07:06 WIB