Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi Toko Rumah Matahari Ayu di Karangpandan, Karanganyar, lokasi karyawati diduga diserang dua OTK. (Posnews/Ist)

Kondisi Toko Rumah Matahari Ayu di Karangpandan, Karanganyar, lokasi karyawati diduga diserang dua OTK. (Posnews/Ist)

KARANGANYAR, POSNEWS.CO.ID – Suasana sebuah toko di Kecamatan Karangpandan, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, mendadak mencekam.

Seorang karyawati berinisial N diduga diserang secara brutal oleh dua orang tak dikenal saat sedang bekerja.

Aksi kekerasan itu terekam kamera CCTV. Rekamannya kemudian beredar di media sosial dan memperlihatkan detik-detik korban berusaha menyelamatkan diri dari kejaran seorang pria.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tersebut terjadi di Toko Rumah Matahari Ayu, Rabu (16/9/2026) malam. Polisi memperkirakan ada dua orang yang terlibat, yakni seorang laki-laki dan seorang perempuan.

Kasat Reskrim Polres Karanganyar AKP Wikan Sri Kadiyono mengatakan polisi masih mendalami identitas serta peran masing-masing orang yang terekam dalam CCTV.

“Diperkirakan dua (pelaku). Satu laki-laki, satu perempuan. Tapi faktanya seperti apa, kalau sudah terungkap,” kata Wikan, Kamis (17/9/2026).

Korban Berlari Sambil Berteriak Minta Tolong

Rekaman CCTV yang beredar menunjukkan dua orang masuk ke dalam toko. Sesaat kemudian, korban terlihat berlari untuk menghindari kejaran seorang pria.

Baca Juga :  Polisi Tangkap 2 Pelaku Pengeroyokan Sopir Truk hingga Tewas di Sukarami Palembang

Dalam kondisi panik, korban menabrak rak hingga terjatuh. Ia kemudian berteriak meminta pertolongan.

Polisi menyebut pria tersebut diduga menjadi pelaku utama kekerasan. Sementara perempuan yang datang bersamanya terlihat ikut masuk ke dalam toko.

“Keterangan saksi korban, yang cowok (yang menyerang). Yang perempuan ikut masuk ke dalam, pengakuannya yang aktif yang laki-laki,” ujar Wikan.

Setelah melakukan kekerasan, kedua orang tersebut kemudian meninggalkan lokasi. Sementara korban masih berteriak meminta pertolongan.

Bercak Darah Ditemukan di Ruang Ganti dan Kasir

Polisi yang menerima laporan sekitar pukul 19.00 WIB langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas menemukan bercak darah di sejumlah bagian toko, termasuk ruang ganti dan area kasir. Polisi menduga bercak tersebut berasal dari korban.

Menurut keterangan polisi, kekerasan diduga bermula di ruang ganti. Korban kemudian berusaha melarikan diri menuju kasir untuk meminta bantuan.

Polisi juga menemukan sebuah palu dan besi di lokasi. Namun, penyidik belum memastikan benda mana yang digunakan untuk menyerang korban.

“(Ada) palu, kita temukan itu (di TKP). Tapi kita belum tahu pasti menggunakan itu atau bukan,” kata Wikan.

Baca Juga :  Jeritan Histeris di Pasar Malam Purworejo, 10 Orang Terluka ‘Ombak Banyu’ Ambruk

Karena itu, polisi masih memeriksa seluruh barang bukti untuk memastikan rangkaian kekerasan tersebut.

Kepala Luka, Jari Korban Patah

Serangan itu membuat korban mengalami luka pada bagian kepala. Korban kemudian mendapatkan perawatan medis.

Perkembangan terbaru menunjukkan kondisi korban berangsur membaik dan stabil. Luka di kepalanya telah mendapat jahitan.

Selain itu, dokter menemukan pembengkakan pada jari korban. Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan adanya patah tulang sehingga korban menjalani tindakan operasi oleh dokter ortopedi.

Polisi Dalami Dugaan Motif

Kasus tersebut sempat mengarah pada dugaan perampokan karena terjadi di dalam toko.

Namun, hingga pemeriksaan terakhir yang diberitakan pada 17 September, pemilik toko menyatakan tidak menemukan barang maupun uang yang hilang.

Polisi untuk sementara menyimpulkan peristiwa tersebut sebagai dugaan penganiayaan. Motif sebenarnya belum dapat dipastikan sebelum kedua orang yang diduga terlibat berhasil ditemukan dan diperiksa.

Sementara itu, rekaman CCTV dan barang bukti yang ditemukan di TKP menjadi bagian penting dalam penyelidikan.

Polisi masih memburu dua orang yang diduga terlibat. Identitas, motif, serta peran perempuan yang berada bersama pelaku laki-laki juga masih didalami. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sopir Lajuran Aris Sanda Tewas, Jenazah Dibawa Pulang ke Tanah Toraja
Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena
Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi
Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J
Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 07:29 WIB

Detik-detik Karyawati Toko Dikejar dan Dipukul, Dua OTK Diburu Polisi

Jumat, 18 September 2026 - 05:43 WIB

Duka Kehilangan Suami, Sinta Bilolo Dievakuasi TNI dari Mbua ke Wamena

Kamis, 17 September 2026 - 19:21 WIB

Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

Kamis, 17 September 2026 - 08:14 WIB

Mulut Disumpal Kain, Wanita 22 Tahun Tewas di Kebun Roraya, Polisi Tangkap J

Rabu, 16 September 2026 - 14:57 WIB

Aris Sanda Ditemukan Tewas, Mobilnya Terbakar di Jalur Wamena-Mbua

Berita Terbaru

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:09 WIB

DPR AS mengesahkan RUU Sanksi Rusia

INTERNASIONAL

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 Sep 2026 - 07:06 WIB