AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON — Amerika Serikat memperluas doktrin pertahanan militer hingga ke wilayah antariksa. Penasihat militer Presiden Donald Trump meminta pasukan bersiap menghadapi konflik dari orbit bumi hingga area sekitar Bulan.

Doktrin Pertahanan Cislunar dan Kesiapan Tempur

Ketua Kepala Staf Gabungan Jenderal Dan Caine menegaskan pentingnya adaptasi militer AS secara cepat. Pihaknya meminta pasukan siap bertempur dan menang mulai dari dasar laut hingga ruang cislunar.

Sementara itu, Letnan Jenderal Gregory Gagnon menegaskan kesiapan Angkatan Luar Angkasa AS (Space Force). Gagnon menyebut militer bertugas melindungi kepentingan Amerika Serikat seiring dalamnya penjelajahan manusia di antariksa. Pengumuman ini menyusul pengakuan Sekretaris Angkatan Udara Troy Meink terkait penempatan senjata berbasis orbit pekan ini.

Perluasan Personel dan Respons Diplomatik Tiongkok

Angkatan Luar Angkasa AS berencana menggandakan jumlah personel militer dalam kurun lima tahun mendatang. Jumlah anggota diproyeksikan mencapai sekitar $25.000$ prajurit untuk memperkuat Komando Pasukan Tempur.

Namun, langkah pembentukan persenjataaan ini memicu penolakan keras dari pihak Tiongkok. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Tiongkok Guo Jiakun menegaskan komitmen negaranya terhadap pemanfaatan luar angkasa secara damai. Oleh karena itu, Tiongkok mendesak pemerintah Amerika Serikat menghentikan persiapan militerisasi di antariksa.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Sindikat Pencuri Modul BTS 5G, Kerugian Capai Rp60 Miliar

Hukum Internasional dan Traktat Luar Angkasa 1967

Rencana penempatan persenjataaan ini berisiko melanggar kesepakatan internasional terkait penggunaan antariksa. Traktat Luar Angkasa 1967 mengatur penggunaan benda langit seperti Bulan secara eksklusif untuk tujuan damai.

Selain itu, traktat tersebut melarang penempatan senjata pemusnah massal di kawasan orbit luar angkasa. Gagnon menegaskan militer AS akan tetap menjalankan operasi antariksa secara aman dan bertanggung jawab. Dengan demikian, persaingan kekuatan militer di ruang angkasa diprediksi akan semakin tajam.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak
DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia
Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama
Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban
Dewan Kennedy Center Setujui Penutupan Gedung
Senat AS Gagal Meloloskan RUU Kripto Clarity Act
PM Kanada Mark Carney Pangkas Pajak Investasi
Putera Mahkota Arab Saudi Temui Presiden Mesir

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:12 WIB

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 September 2026 - 09:09 WIB

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 September 2026 - 07:06 WIB

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 September 2026 - 06:01 WIB

Bank of Japan Bersiap Naikkan Suku Bunga Utama

Kamis, 17 September 2026 - 10:21 WIB

Direktur FBI Kash Patel Bela Kebijakan Rekrutmen Korban

Berita Terbaru

Uni Eropa wacanakan larangan penggunaan media sosial untuk anak di bawah 13 tahun. Simak rincian usulan Ursula von der Leyen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Uni Eropa Wacanakan Larangan Media Sosial bagi Anak

Jumat, 18 Sep 2026 - 10:12 WIB

Ilustrasi, AS bersiap menghadapi potensi konflik hingga kawasan cislunar Bulan. Simak rincian doktrin Space Force dan respons Tiongkok di sini. Dok: Britannica.

INTERNASIONAL

AS Persiapkan Pasukan Tempur Luar Angkasa

Jumat, 18 Sep 2026 - 09:09 WIB

DPR AS mengesahkan RUU Sanksi Rusia

INTERNASIONAL

DPR AS Sahkan RUU Sanksi dan Tarif Rusia

Jumat, 18 Sep 2026 - 07:06 WIB