Oknum TNI Diduga Terlibat Penculikan dan Pembunuhan KCP Bank BRI, 15 Tersangka Diciduk

Rabu, 10 September 2025 - 13:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

Ilham Pradipta ditemukan tewas di Serang Baru, Bekasi setelah diculik. Dok-Istimewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi dan TNI terus mengusut kasus penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang Pembantu (KCP) Bank BRI di Jakarta Pusat, Mohamad Ilham Pradipta (37). Danpomdam Jaya Kolonel CPM Donny Agus membenarkan adanya dugaan keterlibatan oknum prajurit TNI dalam kasus ini. Saat ini, penyidik TNI masih mendalami peran prajurit tersebut.

β€œBenar ada dugaan keterlibatan anggota TNI. Saat ini kami dalami lebih lanjut,” tegas Donny, Rabu (10/9/2025).

Sementara itu, Kapuspen TNI Brigjen TNI (Mar) Freddy Ardianzah menegaskan TNI tidak akan mentolerir pelanggaran hukum, apalagi tindak pidana berat seperti pembunuhan. Ia memastikan siapa pun prajurit yang terbukti bersalah akan diproses tegas sesuai hukum yang berlaku.

Dalam perkembangan terbaru, Polda Metro Jaya telah menangkap 15 orang yang ditetapkan sebagai tersangka. Kasubdit Jatanras, AKBP Abdul Rahim, menjelaskan para tersangka terbagi dalam empat klaster peran: aktor intelektual, pembuntut korban, pelaku penculikan, serta eksekutor penganiayaan hingga pembuangan korban.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat Guyur Jabodetabek 7–8 Februari 2026, Warga Diminta Waspada

Beberapa identitas yang terungkap antara lain:

  • Aktor intelektual: Dwi Hartono (pengusaha bimbingan belajar online), YJ, AA, dan C.

  • Pelaku penculikan: AT, RS, RAH, dan RW alias Eras.

MIP sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga diculik. Pada 21 Agustus 2025, jasadnya ditemukan di Kampung Karangsambung, Desa Nagasari, Kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi. Saat ditemukan, tubuh korban dalam kondisi terikat tangan dan kaki, serta mata tertutup lakban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian
Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan
Pramono Datangi 44 Kecamatan, Tak Mau Hanya Terima Laporan
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Selasa, 3 November 2026 - 05:31 WIB

Cuaca Jabodetabek: Cek Suhu & Potensi Hujan di Kotamu Sebelum Bepergian

Senin, 2 November 2026 - 20:13 WIB

Sering Jadi Arena Balap Liar, JLNT Antasari Ditutup Setiap Akhir Pekan

Berita Terbaru

PM Kanada Mark Carney dan Presiden AS Donald Trump membahas potensi kesepakatan perdagangan menjelang pemilu paruh waktu Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Kanada Dan Presiden AS Bahas Kesepakatan Perdagangan

Selasa, 3 Nov 2026 - 14:21 WIB

Polisi Israel membebaskan tersangka dugaan suap pemilih. Keputusan ini memukul telak manuver Partai Likud pimpinan Netanyahu yang berusaha menolak hasil pemilu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Israel Bebaskan Tersangka Suap Pemilih, Upaya Likud

Selasa, 3 Nov 2026 - 13:11 WIB