BREBES, POSNEWS.CO.ID – Perjalanan mudik seorang pengusaha warteg berinisial TA (39) ke kampung halamannya di Desa Bojong, Kecamatan Jatibarang, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, berakhir tragis.
Ia ditemukan meninggal dunia dengan sejumlah luka akibat senjata tajam pada Senin (12/10/2026) dini hari. Polisi menduga suami korban, Darwono (44), terlibat dalam peristiwa tersebut.
Kasus ini terungkap setelah Darwono menghubungi seorang perangkat Desa Bojong sekitar pukul 03.00 WIB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambungan telepon itu, ia mengaku telah membunuh istrinya dan meminta agar kejadian tersebut segera dilaporkan kepada aparat.
Kepala Desa Bojong, Tasdik, mengatakan perangkat desa kemudian berkoordinasi untuk memeriksa rumah pasangan tersebut. Saat tiba di lokasi, mereka menemukan korban sudah tidak bernyawa.
“Tadi pagi pukul 03.00 WIB, pelaku telepon Sugeng. Pelaku bilang, ‘Geng, saya baru bunuh istri saya. Tolong lapor ke perangkat desa polisi’,” ujar Tasdik saat menjelaskan kronologi kejadian.
Setelah menerima informasi tersebut, perangkat desa bersama warga memeriksa lokasi. Mereka mendapati korban tergeletak dalam posisi telungkup di dalam rumah.
Korban Mengalami Sejumlah Luka
Kapolsek Jatibarang, AKP Kasam, membenarkan adanya dugaan pembunuhan tersebut. Berdasarkan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara (TKP), korban mengalami luka akibat senjata tajam di bagian perut, sisi dada, dan tangan.
Sementara itu, Darwono juga mengalami luka pada bagian tangan. Polisi menduga luka tersebut berkaitan dengan upaya mengakhiri hidupnya setelah kejadian.
Namun, polisi masih menyelidiki dugaan tersebut untuk memastikan kebenarannya.
“Pelaku sudah kami amankan dan mendapat perawatan di RS Bakti Asih. Pelaku luka di bagian tangan diduga akan bunuh diri setelah membunuh korban,” kata Kasam.
Polisi Selidiki Dugaan Motif Cemburu
Kapolsek menyebut penyidik sementara menduga persoalan kecemburuan menjadi pemicu peristiwa tersebut. Darwono diduga menuding istrinya menjalin hubungan dengan pria lain.
Meski demikian, polisi masih mendalami motif dan rangkaian kejadian untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi sebelum korban meninggal dunia.
Kapolres Brebes, AKBP M Ali Akbar, memastikan penyidik telah menangani perkara tersebut.
Polisi juga telah mengamankan Darwono, tetapi yang bersangkutan masih menjalani perawatan medis di IGD RS Bhakti Asih Jatibarang dengan pengawasan petugas.
“Korban ditemukan meninggal dunia. Kasusnya dalam proses sidik (penyidikan),” kata Ali Akbar, Senin (12/10/2026).
Penyidik kini melanjutkan pemeriksaan untuk mengungkap secara utuh kasus dugaan pembunuhan tersebut.
Polisi masih mendalami keterlibatan Darwono dan dugaan motif kecemburuan dalam kasus ini melalui proses hukum. **
Editor : Hadwan













