POSNEWS.CO.ID, BANGKOK – Jerman memberikan peringatan keras terhadap upaya membawa kembali Rusia ke panggung diplomasi internasional.
Menteri Keuangan Jerman Lars Klingbeil mengkritik kehadiran Menteri Keuangan Rusia Anton Siluanov pada pertemuan G20 Bangkok.
Klingbeil menegaskan bahwa negara-negara Eropa menolak keras anggapan bahwa Rusia dapat kembali menjadi anggota normal G20.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun demikian, Deputi Menteri Keuangan Amerika Serikat Erin Browne membela kehadiran delegasi Rusia demi membuka ruang dialog.
Keretakan Kebijakan Sanksi Ekonomi Dan Armada Kapal Minyak
Sementara itu, Menteri Keuangan Inggris John Healey menyerukan pengetatan sanksi terhadap armada kapal pengangkut minyak Rusia.
Healey meminta para menteri keuangan G20 menutup celah perdagangan minyak yang mendanai invasi militer Rusia ke Ukraina.
Sebaliknya, pemerintah Amerika Serikat justru mempertimbangkan pelonggaran sanksi bagi armada kapal tanker pengangkut minyak tersebut.
Bahkan Presiden Donald Trump telah mencabut sanksi bahan bakar diesel Rusia secara sementara hingga memicu kritik tajam.
Komitmen Bantuan Keuangan Dan Perbaikan Pembangkit Nuklir
Di sisi lain, Kanselir Jerman Friedrich Merz menegaskan bahwa Eropa tetap memegang kendali atas aset-aset kedaulatan Rusia.
Merz menolak usulan pengalihan aset beku tersebut ke bawah pengawasan Amerika Serikat dalam kerangka perundingan damai.
Selain itu, Uni Eropa menyiapkan dana komitmen sebesar 45 miliar euro untuk mendukung stabilitas keuangan Ukraina.
Inggris juga mengucurkan dana sebesar 17 juta poundsterling guna memperbaiki fasilitas Чорнобильська атомна електростанція pasca serangan drone.













