Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan rudal balistik kelompok Houthi di Shabwa menewaskan 53 prajurit Yaman. Arab Saudi batalkan konferensi investasi akibat ancaman keamanan. Dok: Istimewa.

Serangan rudal balistik kelompok Houthi di Shabwa menewaskan 53 prajurit Yaman. Arab Saudi batalkan konferensi investasi akibat ancaman keamanan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, SHABWA – Kelompok pemberontak Houthi menembakkan rudal balistik ke pangkalan militer pemerintah Yaman di Provinsi Shabwa.

Serangan udara dahsyat tersebut menewaskan sedikitnya 53 prajurit militer Yaman pada Senin waktu setempat.

Selain korban tewas ledakan besar itu melukai sekitar 200 rekrutan baru di kamp pelatihan militer.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak pemerintah provinsi Shabwa mengonfirmasi bahwa korban jiwa berpotensi terus bertambah akibat luka parah.

Juru bicara Houthi kemudian mengklaim bertanggung jawab atas serangan balistik mematikan terhadap pangkalan militer tersebut.

Membedah Dampak Eskalasi Konflik Dan Reaksi Pemerintah Arab Saudi

Pihak pimpinan dewan kepresidenan Yaman Rashad al-Alimi menjanjikan balasan sangat tegas atas tindakan brutal Houthi.

Baca Juga :  Netanyahu Tolak Tarik Pasukan Dari Gaza Sebelum Hamas

Pemerintah Shabwa juga meminta bantuan sistem pertahanan udara tambahan dari koalisi pimpinan Arab Saudi.

Eskalasi pertempuran sengit ini merusak kesepakatan gencatan senjata tahun 2022 yang sempat meredakan perang saudara.

Sementara itu Arab Saudi terpaksa membatalkan konferensi investasi global akibat ancaman serangan balistik Houthi.

Pemerintah Arab Saudi bahkan memperpanjang kebijakan belajar jarak jauh bagi seluruh siswa di wilayah Riyadh.

Mengulas Pertempuran Jalur Laut Merah Dan Ancaman Terhadap Jalur Pelayaran

Kelompok Houthi juga mengklaim melancarkan enam serangan terpisah ke fasilitas minyak dan bandara Arab Saudi.

Baca Juga :  Starmer Bela Posisi Inggris: Tolak Serangan Ofensif ke Iran

Pasukan militer Houthi saat ini menguasai wilayah strategis di pesisir Laut Merah dekat Selat Bab el-Mandeb.

Koalisi Arab Saudi merespons dengan menggelar serangan balasan guna merebut kembali posisi penting tersebut.

Bahkan otoritas Yaman melaporkan serangan rudal Houthi menyasar wilayah padat penduduk di Kota Marib.

Eskalasi konflik bersenjata ini berpotensi mengganggu stabilitas pasokan energi dunia serta jalur pelayaran internasional.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat
Parlemen Australia Helen Haines Kehilangan Kaki Mobil
Alberta Memilih Tetap Bersatu Dengan Kanada Dalam Referendum
Truk Menerobos Lapangan Di Kansas Menewaskan 2 Orang
Jet F-16 Rumania Tembak Jatuh Dua Drone Rusia
Paus Leo XIV Menyapa Ribuan Umat Di Lapangan Santo Petrus
Zelenskyy Mengadakan Pembicaraan Dengan Utusan Khusus AS
Trump Memberikan Dukungan Resmi Kepada Benjamin Netanyahu

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit

Rabu, 21 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat

Rabu, 21 Oktober 2026 - 10:48 WIB

Alberta Memilih Tetap Bersatu Dengan Kanada Dalam Referendum

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:17 WIB

Truk Menerobos Lapangan Di Kansas Menewaskan 2 Orang

Rabu, 21 Oktober 2026 - 07:04 WIB

Jet F-16 Rumania Tembak Jatuh Dua Drone Rusia

Berita Terbaru

Serangan rudal balistik kelompok Houthi di Shabwa menewaskan 53 prajurit Yaman. Arab Saudi batalkan konferensi investasi akibat ancaman keamanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Rudal Balistik Houthi Menewaskan Puluhan Prajurit

Rabu, 21 Okt 2026 - 15:00 WIB

Donald Trump menggelar kampanye di Kansas dan memanfaatkan isu kerusuhan Prancis demi memenangkan Senator Roger Marshall pada Pemilu Sela AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Manfaatkan Kerusuhan Prancis Demi Senat

Rabu, 21 Okt 2026 - 13:55 WIB