Selamatkan Diri dari Kejaran Tetangga, Penghulu di Probolinggo Alami 4 Luka Bacok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

PROBOLINGGO, POSNEWS.CO.ID – Serangan celurit mengubah suasana di Desa Purut, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi mencekam.

Ridho’i (33), seorang penghulu, mengalami luka serius setelah diduga dibacok tetangganya sendiri, Bahrul Ulul (33), pada Sabtu (24/10/2026).

Akibat serangan tersebut, korban dilaporkan mengalami empat luka bacok di sejumlah bagian tubuh, termasuk telinga, punggung, leher, dan jari tangan hingga putus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kini mendalami kasus tersebut, termasuk dugaan persoalan pesan pribadi kepada istri terduga pelaku yang disebut-sebut menjadi pemicu serangan.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Humas Polres Probolinggo, Ipda Widy Purwa Apriantoro, mengatakan terduga pelaku telah menyerahkan diri kepada polisi setelah kejadian.

Meski demikian, penyidik masih mengumpulkan keterangan saksi dan bukti untuk mengungkap secara utuh peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Berkedok Bantuan Modal, Wanita Ini Diduga Sasar Lansia di Cileungsi

“Petugas saat ini masih melakukan pendalaman dengan memeriksa saksi-saksi serta mengumpulkan bukti-bukti di lapangan terkait kejadian tersebut,” kata Widy, Minggu (25/10/2026).

Diserang Mendadak dengan Celurit

Peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Berdasarkan keterangan yang dihimpun, pelaku diduga tiba-tiba menyerang korban menggunakan celurit.

Korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlari menuju toko milik keluarganya. Namun, pelaku disebut sempat mengejar korban hingga ke sekitar toko tersebut.

Irma Wijayanti, saudara korban sekaligus saksi mata, mengaku terkejut menyaksikan kejadian itu.

Menurut dia, kabar yang beredar menyebutkan bahwa pelaku marah karena korban diduga pernah mengirim pesan mesra kepada istrinya.

“Isunya pelaku marah ke korban karena kirim pesan ke istri pelaku, namun saya tidak percaya karena korban orangnya pendiam,” ujar Irma.

Irma mengatakan dirinya tidak pernah mengetahui adanya persoalan antara korban dan terduga pelaku sebelum insiden tersebut. Karena itu, ia berharap polisi mengungkap penyebab kejadian secara jelas.

Baca Juga :  Antrean Ketapang Mengular 15 Km, ASDP Kerahkan Puluhan Kapal

Empat Luka Bacok, Polisi Dalami Motif

Serangan itu membuat Ridho’i mengalami luka di beberapa bagian tubuh. Salah satu luka yang dilaporkan paling serius berada di jari tangan korban hingga putus.

Di sisi lain, polisi belum menyimpulkan bahwa dugaan pesan kepada istri pelaku merupakan penyebab pasti pembacokan. Penyidik masih harus mencocokkan keterangan saksi dengan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.

Widy menegaskan, petugas terus mendalami perkara tersebut. Penyerahan diri terduga pelaku menjadi bagian dari proses penanganan, tetapi penyidikan tetap diperlukan untuk mengungkap kronologi, motif, serta dugaan tindak pidana yang terjadi.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kecemburuan atau persoalan pribadi tidak boleh berujung pada kekerasan.

Apa pun masalah yang terjadi, penyelesaiannya harus melalui komunikasi dan jalur hukum, bukan serangan senjata tajam yang dapat mengancam keselamatan orang lain. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gegara Utang Rp45 Ribu, Andika Tewas Usai Ditagih 3 Orang – 2 Pelaku Buron
Sengketa Tanah Warisan Berujung Maut di Pelalawan, Polisi Ciduk Adik Korban
Berawal dari Kecurigaan Ibu, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Terungkap di Sumenep
Baku Tembak di Nduga Tewaskan Dua Orang, TNI Temukan Uang Rp88 Juta dan 18 HP
Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, 2 Anggota TNI Terluka
Maut Mengintai di Balik Kabut Asap Sampit, 2 Pemotor Tewas Tabrakan dengan Truk
Dua Pegawai Dapur MBG Sumenep Ditangkap, Ini Barang Bukti yang Disita Polisi
Ruko di Pidie Jadi Pabrik Sabu 1,2 Ton, Jejak Jaringan Lintas Negara Terkuak

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:26 WIB

Selamatkan Diri dari Kejaran Tetangga, Penghulu di Probolinggo Alami 4 Luka Bacok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:21 WIB

Sengketa Tanah Warisan Berujung Maut di Pelalawan, Polisi Ciduk Adik Korban

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:05 WIB

Berawal dari Kecurigaan Ibu, Kasus Dugaan Persetubuhan Anak Terungkap di Sumenep

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:47 WIB

Baku Tembak di Nduga Tewaskan Dua Orang, TNI Temukan Uang Rp88 Juta dan 18 HP

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:40 WIB

Pesawat Asian One Air Keluar Landasan di Papua Tengah, 2 Anggota TNI Terluka

Berita Terbaru

 Komunitas PC beralih dari emulasi ke native porting untuk gim Bloodborne dan Tekken 6. Simak ulasan teknologi static recompilation. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Komunitas Beralih dari Emulasi: Tren Native Port Gim Konsol

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:00 WIB

CORSAIR merilis mouse gaming SABRE v3 PRO PureVector berkolaborasi dengan Aimlabs. Membawa sensor 42K DPI, polling rate 8K, dan bodi carbon fiber. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

CORSAIR Gandeng Aimlabs Rilis Mouse Gaming SABRE v3 PRO

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:00 WIB