Baku Tembak 45 Menit di Yahukimo, TNI Temukan Gubuk Persembunyian

Sabtu, 7 November 2026 - 18:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penyisiran personel TNI di Camp Biru, Kali Senami, Yahukimo, setelah kontak senjata dengan kelompok bersenjata.
(Dok: Posnews/TNI)

Penyisiran personel TNI di Camp Biru, Kali Senami, Yahukimo, setelah kontak senjata dengan kelompok bersenjata. (Dok: Posnews/TNI)

YAHUKIMO, POSNEWS.CO.ID – Kontak senjata antara pasukan TNI dan kelompok bersenjata pimpinan Kopitua Heluka terjadi di Camp Biru, sekitar Kali Senami, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Sabtu (7/11/2026).

Baku tembak yang berlangsung selama 45 menit itu membuat sedikitnya 15 anggota kelompok TPNPB-OPM tersebut mundur dan melarikan diri ke kawasan hutan.

Setelah situasi terkendali, personel TNI menyisir lokasi dan menemukan tujuh pucuk senjata api di sebuah gubuk yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, operasi bermula dari informasi Satgas Mandala mengenai keberadaan kelompok bersenjata pimpinan Kopitua Heluka.

Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Satgas Yonif 3 Marinir Koops TNI Habema bersama Satgas Rajawali V melakukan penelusuran hingga menemukan kelompok tersebut di sekitar Kali Senami.

Baca Juga :  Dua Tewas Duel Pedang Katana di Kintamani Bali, Bentrok Warga Gegerkan Publik

TNI Sempat Minta Kelompok Bersenjata Menyerah

Menurut Lucky, sebelum kontak senjata pecah, prajurit TNI telah mengedepankan pendekatan persuasif. Mereka meminta kelompok tersebut menyerah dan meletakkan senjata.

Namun, imbauan itu tidak mendapat respons. Kelompok bersenjata justru melepaskan tembakan ke arah pasukan TNI sehingga baku tembak tidak terhindarkan.

“Setelah terlibat kontak senjata selama 45 menit, pasukan Satgas TNI akhirnya berhasil memukul mundur sedikitnya 15 orang anggota TPNPB-OPM pimpinan Kopitua Heluka,” ujar Lucky, Sabtu (7/11/2026).

Setelah mundur, kelompok tersebut dilaporkan melarikan diri ke kawasan hutan di Distrik Dekai. Personel TNI kemudian melakukan penyisiran untuk memastikan kondisi di sekitar lokasi.

Tujuh Senjata Api Ditemukan di Gubuk

Dalam penyisiran tersebut, prajurit menemukan sebuah gubuk yang diduga menjadi tempat persembunyian kelompok bersenjata.

Dari lokasi itu, petugas mengamankan tujuh pucuk senjata api. Rinciannya, dua senjata laras pendek dan lima senjata laras panjang.

Selain itu, TNI menemukan puluhan butir peluru tajam, dua teleskop, sejumlah senjata tajam, serta selembar bendera Bintang Kejora.

Baca Juga :  BNPB: 26 Rumah Rusak Akibat Gempa Bekasi, Warga Diminta Waspada Susulan

Lucky menyebut Kopitua Heluka pernah ditangkap dan menjalani hukuman penjara. Namun, pimpinan kelompok tersebut berhasil melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Wamena pada 25 Februari 2025.

TNI Ajak Kelompok OPM Kembali ke Masyarakat

Di tengah upaya menjaga keamanan Papua, Lucky kembali mengimbau pimpinan, anggota, dan simpatisan kelompok OPM yang masih berada di hutan agar menyerahkan diri serta meletakkan senjata.

Ia mengajak mereka kembali ke tengah masyarakat dan bersama-sama membangun Papua secara damai. Lucky menegaskan, TNI akan bertindak tegas dan terukur jika pendekatan persuasif tidak diindahkan.

Ia memastikan setiap tindakan prajurit tetap berpedoman pada peraturan perundang-undangan serta Rules of Engagement (ROE) atau aturan pelibatan yang berlaku.

Menurut Lucky, keselamatan masyarakat menjadi prinsip utama dalam setiap pelaksanaan tugas TNI di Papua. Prinsip itu sejalan dengan semboyan Salus populi suprema lex esto, yang berarti keselamatan rakyat merupakan hukum tertinggi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berangkat dari Bogor Dukung Persib, Roby Kurniawan Tewas di Tol Tegal
Tak Pernah Terdengar Cekcok, Pasangan Lansia di Pati Berakhir Tragis
Longsor Curug Lawe Kendal Tewaskan Satu Wisatawan, Tiga Luka
WN Malaysia Rampas Toyota Rush di Batam, Korban Rugi Rp292 Juta
Pemuda Makassar Kritis Dibusur Saat Tawuran, Polisi Tangkap Terduga Pelaku
Truk Tabrak Penyeberang Jalan di Cileungsi, Korban Tewas di Lokasi
Polisi Gerebek Dua Lokasi di Bogor, Temukan Kunci T hingga Alat Isap Sabu
Timbun Solar Subsidi 7 Bulan, Pria di Bogor Raup Rp218 Juta

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 16:20 WIB

Berangkat dari Bogor Dukung Persib, Roby Kurniawan Tewas di Tol Tegal

Minggu, 8 November 2026 - 11:47 WIB

Tak Pernah Terdengar Cekcok, Pasangan Lansia di Pati Berakhir Tragis

Minggu, 8 November 2026 - 06:37 WIB

Longsor Curug Lawe Kendal Tewaskan Satu Wisatawan, Tiga Luka

Minggu, 8 November 2026 - 06:10 WIB

WN Malaysia Rampas Toyota Rush di Batam, Korban Rugi Rp292 Juta

Minggu, 8 November 2026 - 05:43 WIB

Pemuda Makassar Kritis Dibusur Saat Tawuran, Polisi Tangkap Terduga Pelaku

Berita Terbaru