BNPB: 26 Rumah Rusak Akibat Gempa Bekasi, Warga Diminta Waspada Susulan

Kamis, 21 Agustus 2025 - 10:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar informasi gempa bumi di Melonguane dari BMKG (Twitter @infoBMKG)

Tangkapan layar informasi gempa bumi di Melonguane dari BMKG (Twitter @infoBMKG)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,7 mengguncang Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Rabu (21/8/2025) pukul 19.54 WIB. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 26 rumah rusak ringan hingga sedang. Hingga kini tidak ada laporan korban jiwa.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menjelaskan hasil penilaian cepat menunjukkan dampak gempa terasa di lima kecamatan dan sembilan desa. Wilayah terdampak meliputi Kecamatan Telukjambe Barat, Tegalwaru, Klari, Pangkalan, dan Ciampel.

Baca Juga :  Tak Mau Bayar Makan, 2 Pria Keroyok Pedagang Sate di Rawasari Diciduk Polisi

“Hingga pagi ini, BNPB tidak menerima laporan korban jiwa. Kami hanya mencatat 26 rumah warga rusak ringan hingga sedang,” kata Abdul Muhari, Kamis (21/8/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

BNPB juga mendokumentasikan kerusakan rumah di Kabupaten Karawang. Foto dan video amatir memperlihatkan dinding rumah retak akibat guncangan.

Imbauan untuk Warga

BNPB meminta warga segera melapor jika rumah terdampak agar pendataan cepat dilakukan.

Baca Juga :  Update Penanganan Korban ATR 42-500, Tim DVI Polda Sulsel Fokus Data Antemortem

“Jika rumah Anda terdampak, segera laporkan ke aparat desa atau BPBD setempat,” tegas Abdul Muhari.

Ia mengingatkan masyarakat tetap waspada karena BMKG mencatat 13 kali gempa susulan hingga Kamis pagi.

Antisipasi Hoaks dan Informasi Resmi

BNPB menekankan warga tidak mudah percaya pada isu atau prediksi gempa yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.

“Masyarakat harus waspada, tapi jangan panik. Ikuti informasi resmi dari BNPB dan BMKG,” pungkas Abdul Muhari. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam
Satgas Ungkap KKB Bakusip Diduga Dalang Pembakaran Pesawat PT AMA

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Minggu, 5 Juli 2026 - 19:56 WIB

Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB