Misteri WN Jepang Tewas di Hotel Bali, Polisi Tunggu Hasil Autopsi

Kamis, 18 September 2025 - 06:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Warga negara (WN) Jepang berinisial HS (64) ditemukan tewas di kamar sebuah hotel di Bali. Polisi masih menyelidiki penyebab kematian yang hingga kini misterius.

HS ditemukan sudah tidak bernyawa pada Selasa (16/9/2025). Jenazah pertama kali diketahui pegawai kebersihan hotel yang hendak membersihkan kamar.

Baca Juga :  Skuad Timnas Arab Saudi vs Indonesia, Herve Renard Andalkan Salem Al Dawsari

Saat pintu diketuk, HS tidak merespons. Karena curiga, karyawan lain membuka paksa pintu kamar. Begitu masuk, mereka melihat HS terbaring tak bernyawa di kasur.

ā€œOrang asing warga Jepang ditemukan meninggal dunia,ā€ kata Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi, Kamis (18/9/2025).

Pegawai hotel kemudian memanggil tenaga medis dari klinik 24 jam dekat lokasi. Setelah diperiksa, dokter menyatakan HS sudah meninggal dunia.

Baca Juga :  Helikopter PK-IWS Hilang Kontak di Papua, Basarnas Beberkan Identitas Penumpang

Kasus kematian WN Jepang ini langsung dilaporkan ke polisi. Hingga kini, penyebab kematian belum bisa dipastikan. ā€œMasih menunggu hasil autopsi,ā€ ujar Sukadi. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terbaru

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB