Staf Zaskia Mecca Dianiaya Brutal di Ampera, Polisi Kejar Pemotor Sadis Vespa Pink

Kamis, 25 September 2025 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pengendara motor menganiaya. Dok: Istmewa

Ilustrasi, pengendara motor menganiaya. Dok: Istmewa

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Aksi brutal kembali bikin geger jalanan Jakarta Selatan. Seorang staf artis Zaskia Mecca jadi korban penganiayaan sadis di kawasan Ampera, Pasar Minggu, Senin (22/9/2025) pagi.

Polisi kini memburu pelaku yang nekat menginjak leher korban hingga helmnya hancur.

Kapolsek Pasar Minggu Kompol Anggiat Sinambela menegaskan pihaknya langsung turun tangan. Polisi sudah memeriksa tiga saksi, termasuk pelapor dan warga sekitar.

β€œKami juga sedang menganalisis rekaman CCTV di lokasi kejadian,” ujar Anggiat, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Imbas Tewasnya Dua Matel, Kerusuhan TMP Kalibata Kerugian Warga Capai Rp1,2 Miliar

Peristiwa bermula saat staf Zaskia mengantar anak majikannya ke sekolah sekitar pukul 07.15 WIB. Di jalan, muncul pengendara Vespa matik warna pink yang melawan arus. Motor nyaris menabrak korban.

Tak terima diklakson, pelaku langsung naik pitam. Dengan beringas, dia memukul korban, lalu menjatuhkan hingga menginjak kepala dan lehernya. Helm korban remuk akibat diinjak berulang kali. Aksi biadab itu terjadi di depan anak kecil yang ketakutan.

Warga Sempat Amankan Pelaku

Warga sekitar yang melihat kejadian sempat mengamankan sang pemotor sadis. Namun, entah bagaimana, pelaku berhasil kabur dan menghilang dari lokasi.

Kasus ini makin ramai setelah Zaskia Mecca mengunggah kronologi di Instagram pribadinya. Ribuan warganet marah dan menuntut polisi segera menangkap pelaku.

Polisi menegaskan penyelidikan akan dikebut. Rekaman CCTV dan keterangan saksi dijadikan petunjuk penting untuk mengidentifikasi pelaku.

β€œProses penyelidikan masih berjalan. Kami akan ungkap identitas pelaku secepatnya,” tegas Kompol Anggiat. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan
Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?
Logika Kepantasan: Mengapa Negara Mematuhi Aturan Meskipun Tidak Menguntungkan?
Bagaimana Isu Hak Asasi Manusia Mengubah Perilaku Negara Otoriter
Diplomasi Identitas: Mengapa Kedekatan Budaya Lebih Kuat daripada Persekutuan Militer?

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:27 WIB

Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

Rabu, 18 Maret 2026 - 11:06 WIB

3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:54 WIB

Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Rabu, 18 Maret 2026 - 09:18 WIB

Mengapa Nuklir Inggris Tidak Menakuti AS, tapi Nuklir Iran Menjadi Krisis?

Berita Terbaru

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB