Modus Debt Collector, Mobil Toyota Calya Raib Dirampas di Tangerang

Jumat, 26 September 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perampokan sadis di Jalan Ir H Juanda Depok. (Posnews/Ist)

Ilustrasi perampokan sadis di Jalan Ir H Juanda Depok. (Posnews/Ist)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Aksi keji kembali bikin geger warga Babakan, Tangerang. Rabu (24/9/2025) malam sekitar pukul 19.30 WIB, kawanan garong berkedok debt collector menggondol mobil Toyota Calya hitam bernopol D-1632-AER milik Deden Son Maelani.

Korban bernama Eli Mulyati (44) tak berdaya saat dicegat delapan pelaku sadis. Mereka mengaku dari leasing dan menuduh mobil nunggak tiga bulan.

Awalnya, mobil dipakai saksi Baban Bani Adam yang sedang beristirahat di dalam kendaraan. Tiba-tiba, gerombolan bandit mendatangi mobil.

Baca Juga :  Berangkat Kerja, Pria di Karawaci Jadi Korban Begal Sadis Lima Pelaku

Tanpa basa-basi, mereka memaksa Baban ikut dibawa. Tak jauh dari TKP, saksi diturunkan paksa. Mobil raib dibawa kabur komplotan.

“Mobil saya ditarik paksa, padahal cicilan selalu saya bayar. Mereka ngakunya orang leasing, tapi nggak jelas dari mana,” ujar korban dengan wajah pucat saat melapor ke polisi.

Polisi Buru 8 Pelaku

Kasus ini langsung dilaporkan ke Polres Metro Tangerang Kota pada Kamis (25/9/2025) pukul 22.51 WIB. Petugas kini tengah memburu delapan pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan.

Baca Juga :  Ketua KMT Cheng Li-wun Lakukan Kunjungan Bersejarah ke Tiongkok

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi begal leasing gadungan ini bikin warga resah. Mereka khawatir kawanan serupa kembali beraksi dengan modus yang sama. Polisi diminta segera menangkap pelaku agar kejadian tak terulang.

Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) ini kini ditangani Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota untuk pengusutan lebih lanjut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB